oleh

Patroli Lockdown, Shanghai Kerahkan Drone dan Robot Anjing

Kabar6-Setelah mengalami lonjakan kasus COVID-19 hingga 30 ribu pada Maret 2022, Kota Shanghai di Tiongkok pun menerapkan lockdown. Hal yang unik, untuk memastikan warga tetap disiplin selama lockdown, otoritas Tiongkok mengerahkan teknologi canggih.

Tiongkok sendiri menganut strategi ‘zero-COVID’, sehingga semua cara dilakukan untuk memberantas virus ini. Termasuk, melansir Insider, mengerahkan drone dan robot anjing untuk patroli selama lockdown. Aksi drone dan robot ini diabadikan oleh netizen Tiongkok, yang kemudian ikut viral di Twitter. Dalam sebuah video yang diunggah oleh jurnalis Alice Su, tampak sebuah drone dengan pengeras suara yang menyuruh warga untuk mematuhi lockdown dan berhenti protes.

“Seperti yang dilihat di Weibo: warga Shanghai keluar ke balkon untuk bernyanyi dan memprotes kurangnya suplai makanan,” demikian cuitan Su. “Sebuah drone muncul: ‘Mohon patuhi pembatasan COVID. Kontrol keinginan jiwa kalian akan kebebasan. Jangan membuka jendela atau bernyanyi’.”

Video viral lainnya menunjukkan sebuah robot anjing berpatroli dengan pengeras suara yang ditempelkan di punggungnya. Dari pengeras suara itu terdengar perintah yang meminta warga untuk tidak meninggalkan rumahnya. ** Baca juga: Disangka Boneka Plastik, Pria Filipina Selfie Bersama Buaya

Unggahan itu membuat banyak netizen memberikan komentarnya. Ada yang merasa takut karena dianggap mirip seperti masa depan distopia, tapi ada juga yang heran melihat warga Shanghai dilarang keluar balkon dan bernyanyi.

“Ini seperti distopia di Blade Runner. Ini bukan masa depan yang dijanjikan untuk kami,” kata seorang netizen. “Lol itu sangat kocak. Saya akan langsung membuka semua jendela dan memutar soundtrack Sound of Music ke arah drone itu,” tulis netizen lainnya.

“Masukkan di bawah: Yes, ini benar-benar normal. Juga bagaimana dunia bertabrakan, robot anjing dengan megafon DIY ditempel di punggungnya. Masa depan yang menyebalkan,” sambung seorang netizen.(ilj/bbs)