oleh

Mengenal Silagon, Aplikasi Pengatur Lalu Lintas Polres Cilegon

Kabar6- Polres Cilegon menggunakan aplikasi sistem lalu lintas Polres Cilegon (Silagon). Perangkat lunak buatan Satlantas Polres Cilegon itu digunakan untuk memantau secara real time kepadatan arus lalu lintas dan keberadaan petugas.

Penerapan sistem ini seperti memantau arus lalu lintas menuju Pelabuhan Merak. Melalui aplikasi ini jika terjadi antrian kendaraan di dalam dermaga eksekutif Pelabuhan Merak akan terpantau dan dilakukan penutupan pintu masuk menuju dermaga.

Selanjutnya, pihak ASDP selaku operator di Pelabuhan Merak, akan mengatur arus lalu lintas dan antrian kendaraan di dalam areal pelabuhan hingga mempercepat proses bongkar muat ke dalam kapal.

“Penutupan jalur dermaga eksekutif apabila antrian sudah sampai jalan arteri. Koordinasi dengan pihak ASDP dan KSKP Merak guna mengatur pola traffic dan penambahan loket di dalam area ASDP, sehingga kepadatan tidak mengular keluar area Pelabuhan Merak,” kata Kasatlantas Polres Cilegon, AKP Ali Rahman, melalui pesan singkatnya, Kamis (20/08/2020).

Kemudian kendaraan yang akan masuk ke dalam Pelabuhan Merak melalui dermaga reguler, akan dipisahkan dengan kendaraan masyarakat sekitar yang berlalu lalang. Sehingga tidak terjadi kepadatan diluar pelabuhan dan jalan arteri.

“Rekayasa lalin berupa kanalisasi arus lalin di depan KSKP Merak yang berfungsi sebagai stopper dan filtrasi kendaraan yang belum memiliki tiket online menuju dermaga reguler,” terangnya.

Aplikasi Silagon sebenarnya sudah lama di gunakan oleh jajaran Satlantas Polres Cilegon, seperti saat libur Nataru 2019 hingga arus mudik Idul Fitri 2020 kemarin.

Kali ini, aplikasi itu juga akan digunakan untuk mengatur arus lalin dan pemberlakukan sistem arus lalu lintas satu arah atau one way menuju lokasi wisata Anyer dan sekitarnya. Namun one way diberlakukan secara situasional, saat kendaraan menuju Anyer padat, maka motor maupun mobil yang akan berwisata akan ditarik masuk.

Begitupun sebaliknya, saat wisatawan akan pulang dari pantai Anyer ke rumahnya masing-masing, maka kendaraan yang akan keluar akan di utamakan ditarik keluar dan di arahkan masuk ke Jalan Lingkar Selatan (JLS) kemudian masuk Gerbang Tol (GT) Cilegon Timur.

“Situasional akan kita laksanakan sistem satu arah atau one way, kendaraan masuk di pagi hari. Sore harinya kendaraan keluar Anyer,” jelasnya.

**Baca juga: Pilkada Cilegon 2020, Sekretaris DPD PDIP Banten: Masih Bangun Komunikasi.

Masyarakat yang akan berlibur ke Pantai Anyer dan sekitarnya, bisa keluar GT Cilegon Timur, masuk JLS dan keluar di pertigaan Ciwandan. Bisa juga keluar GT Serang Timur (Sertim), menuju Palima, melewati Ciomas-Padarincang dan keluar di pertigaan Teneng.

“Kita harapkan masyarakat yang ada di pantai-pantai umum, sudah mulai meninggalkan pantai sehingga rekayasa lalin kita bisa efektif,” ujarnya. (Dhi)

Berita Terbaru