oleh

Ini Gerak Cepat UPT PJJ Wilayah Pandeglang Tangani Bencana Longsor

Kabar6- Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Banten (DPUPR) melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Wilayah Kabupaten Pandeglang langsung gerak cepat untuk memperbaiki kerusakan jalan pasca bencana longsor untuk menghindari kecelakaan bagi pengguna jalan.

Diketahui pasca hujan lebat yang melanda Kabupaten Pandeglang beberapa waktu lalu, ada beberapa lokasi bahu jalan yang mengalami longsor, seperti di jalan raya Pandeglang Labuan tepatnya Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari.

Lalu di ruas Jalan Mengger Mandalawangi, tepatnya di Kampung Cibaru, Kecamatan Cimanuk.

“Ada beberapa titik longsoran di Pandeglang yang saat ini sedang ditangani oleh UPT PJJ Wilayah Pandeglang diantaranya Cipacung, Cibaru.” kata Pengawas lapangan pake UPT PJJ Wilayah Pandeglang Mufti, Selasa (24/5/2022).**Baca Juga: Setelah Pandemi, Ini Rahasia Berwisata ke Bali yang Perlu Anda Tahu

Menurutnya, Pasca kejadian DPUPR Banten telah sigap melaksanakan pembangunan Tempat Penanah Tanah (TPT) di jalan raya Pandeglang Labuan tepatnya Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari.

“Untuk Cipacung sudah ditangani dengan pembangunan TPT,” ungkapnya.

Tak hanya itu, menurutnya, untuk penanganan pasca bencana di wilayah lain seperti Cibaru masih dalam penanganan dengan menurunkan alat berat untuk mengangkat materi longsoran.

Kedepan DPUPR Banten juga akan membangun jalan betonisasi dan hotmix sepanjang dua kilometer di ruas Mengger Caringin. hal itu guna memperpanjang umur ekonomis pada fisik pada jalan tersebut. Pasalnya jalan tersebut rawan terhadap kecelakaan.

**Baca juga: Di Pandeglang Bakal Dirikan Pabrik Pengolahan Porang

“Untuk besok Insyaallah Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) juga melakukan penanganan banjir dengan membangun drainase di daerah Bangangah,”ujarnya.

Dengan demikian, mudah-mudahan langkah cepat UPT PJJ Wilayah Pandeglang dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan guna meningkatkan perputaran perekonomian masyarakat.(aep)