oleh

Diproduksi Massal dalam Penjara, Ini Fakta Unik Tentang Sikat Gigi

Kabar6-Setiap usai makan atau bangun tidur pagi, Anda tentu akan menggosok gigi untuk menjaga kesehatan sekaligus kesegaran mulut. Namun tahukan Anda, siapa yang pertama kali membuat sikat gigi?

Ternyata produk kita gunakan sehari-hari itu, melansir keepome, proses produksi massalnya pertama dilakukan di dalam penjara. Pada 1770, William Addis, seorang pria asal Inggris dipenjara karena tuduhan menjadi pemimpin dan pembuat kerusuhan. Nah, selama di dalam sel ini Addis biasa membersihkan giginya dengan menggunakan butiran arang dan garam yang ditaburkan di atas kain lap.

Setelah cukup lama, Addis kemudian menyimpan tulang hewan dari sisa makan malamnya, dan bulu bristles yang didapatkan dari penjaga penjara. Setelah itu, dia memasang bulu-bulu tersebut dalam lubang-lubang kecil pada tulang, dan mengikatnya dengan menggunakan lem.

Dari sini, Addis mulai memikirkan untuk membuat produk sikat giginya sendiri. Setelah keluar dari penjara, dia kemudian memodifikasi desain sikat giginya tersebut, dan mulai memproduksi sikat gigi. Sejak saat itu lahirlah Wisdom Toothbrushes, perusahaan yang hingga kini eksis sebagai brand sikat gigi ternama di Inggris, dan beberapa negara lainnya.

Pada zaman dulu, tradisi membersihkan gigi dengan cara menyikat gigi ternyata sudah dilakukan. Nenek moyang kita dulu menggunakan tongkat kunyah, atau yang kita kenal dengan istilah siwak.

Sesuai dengan namanya, untuk mendapatkan bulu-bulu pembersih gigi, batang kayu siwak digigit dulu hingga terkoyak dan bagian ujungnya berbentuk seperti bulu. Setelah itu, ujung yang sudah berbulu ini bisa digunakan untuk menyikat gigi.

Seiring waktu, sikat gigi pun mulai berkembang, ada yang dimodifikasi dengan menggunakan tulang, kayu, hingga membuat sikat gigi dari bulu-bulu babi liar dan hewan-hewan berbulu kaku lainnya. ** Baca juga: Tragis, Seorang Pria Asal Texas Tewas Dimangsa 16 Anjing Peliharaannya

Untuk bulu sikat modern yang terbuat dari nilon, ternyata baru ditemukan dan diproduksi pada 1938 silam.(ilj/bbs)

Berita Terbaru