Balai POM Banten Sosialisakan Bahaya BKO Terhadap Organ Tubuh

kabar6.com
Sosialisasi Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Kreatif, bertema Tips Memilih Obat Tradisional Yang Aman.(Res)

Kabar6-Balai POM Provinsi Banten bersama Komisi IX DPR RI menggelar sosialisasi terkait Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Kreatif, bertema Tips Memilih Obat Tradisional Yang Aman.

Sedianya, sosialisasi ini di lakukan di Gedung Kesenian Tangerang, Kelurahan Kelapa Indah, Kota Tangerang dan di hadiri 500 peserta.

Hadir sebagai pembicara dalam sosialisasi tersebut diantaranya, Siti Masrifah, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB, Faizal Mustofa Kamil selaku Kepala Seksi Pemeriksaan, Penyelidikan, Sertifikasi, Layanan Konsumen Balai POM Banten dan Dr Dian Elco Nora, M.Si (Herb) selaku Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang.

Anggota Komisi IX DPR RI, Siti Masrifah mengatakan, bila sedianya Indonesia sangat kaya akan tumbuhan yang berkhasiat obat. Bahkan, dari 30.000 tumbuhan yang ada, sebanyak 7.000 jenis diantaranya berkhasiat obat.

“Makanya, masyarakat perlu tahu dan paham mengenai bahaya obat tradisional dan jamu yang telah di campur dengan BKO (Bahan Kimia Obat) karena dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh,” ujarnya.

Sementara, dalam kesempatan yang sama, dr Dian Elco Nora dari Dinkes Kota Tangerang juga menjelaskan mengenai bahaya penambahan BKO dalam Obat Tradisional.**Baca juga: Walikota Tangerang Dorong Masyarakat Bangun Kepedulian Sosial Lewat Kurban.

“Penambahan BKO dalam Obat Tradisional bisa di latarbelakangi oleh kurangnya pengetahuan produsen, mengenai bahayanya penambahan BKO dengan Obat Tradisional atau memang sengaja di tambahakan semata-mata demi meningkatkan penjualan karena ketika di konsumsi akan cepat bereaksi,” ucap dr Dian Elco Nora.(Res)