oleh

Waktu Habis, Pemilik Kenderaan Kecewa Tidak Kebagian BBM Tarif Lama

Kabar6-Semua titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) secara serentak langsung diserbu para pengguna kendaraan bermotor. Ini menyusul pascapengumuman resmi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Petugas berseragam lengkap dari polisi dan TNI juga tampak berjaga di sejumlah SPBU yang tersebar di wilayah Tangerang Raya, Senin(17/11/2014).

Pantauan langsung di lapangan, antrian mulai terlihat mulai pukul 22.00 WIB. Seperti di SPBU 34-15320 Jalan Graha Raya Regency, Pakujaya, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.
Puluhan kendaraan roda dua dan empat antre mengular hingga memenuhi ruas jalan raya.

“Harga bensin mau udah naik. Jadi ketimbang beli besok harga semakin mahal,” terang Kurniawan, salah satu warga ditemui kabar6.com.

Akibat antrean kendaraan yang memenuhi jalan membuat ruas jalan menuju arah Ciledug lumpuh total. Sementara ruas jalan ke arah Alam Sutera menjadi dua lajur akibat penumpukan kendaraan bermotor dari arah berlawanan.

Kondisi serupa juga terjadi di SPBU 34-15142, Jalan HOS Cokroaminoto, Ciledug, Kota Tangerang. Pada titik itu ruas menuju arah Kebayoran lumpuh akibat antrean kendaraan sampai memenuhi badan jalan.

“Lumayan selisih Rp 2.000 kalau beli besok,” terang Ujang, awak angkutan umum yang ikut mengantre BBM.

Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Cikokol, Kota Tangerang. Antrian panjang seolah menggambarkan betapa warga sangat berharap mendapatkan BBM bersubsidi. **Baca juga: Jelang BBM Naik, SPBU di Tangerang Diserbu Pemilik Kenderaan.

“Apes. Saya gak kebagian tarif lama. Jadi, terpaksa ngisi dengan tarif baru,” ujar Solihin, salah seorang supir angkot yang kecewa di SPBU Jalan Jenderal sudirman, Cikokol.

Ya, Antrian baru mencair setelah pukul 00.00 WIB. Seiring dengan pergantian hari, pihak pengelola SPBU langsung memberlakukan tarif baru, yaitu bensin Rp.8.500 per liter dan solar Rp. 7.500 per liter.

Meski banyak kenderaan yang terpaksa keluar dari SPBU karena kehabisan waktu dan tidak kebagian BBM bersubsidi dengan tarif lama, namun situasi tampak tetap kondusif.

Kenaikan harga BBM diumumkan langsung oleh Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Negara, Jakarta. Harga premium naik dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500 dan harga solar dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500. Ini berlaku mulai Selasa (18/11/2014).(yud/arsa)

Berita Terbaru