1

Pengaduan Masyarakat, Diskominfo Tangsel: Klaster Paling Banyak Kemacetan

Kabar6-Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Tubagus Asep Nurdin mengungkapkan, sejak periode 2016 terdapat ribuan laporan pengaduan masyarakat. Laporan berkaitan pelayanan publik maupun masalah perkotaan.

“Kalau untuk klasternya paling (mendominasi) kemacetan. Banjir enggak begitu banyak,” katanya kepada kabar6.com di Balai Kota Tangsel dikutip Jum’at (30/6/2023).

Ribuan laporan masyarakat itu masuk ke dalam sistem aplikasi berbasis informasi teknologi. Sejak periode 2016 silam ada kurang lebih sekitar 1514 pengaduan.

**Baca Juga: Jaksa Agung Tanggapi Peristiwa Hukum Oknum Kejaksaan yang Viral

Jumlah di atas terekam dalam sistem aplikasi ‘Siaran Tangsel’. Kini, lanjut Asep, pemerintah pusat meluncur aplikasi sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional layanan aspirasi dan pengaduan online rakyat (SP4N LAPOR).

“Rentang waktu tersebut atau sebelum diluncurkan aplikasi SP4N LAPOR pengaduan tersebut banyak sekali belum ditindaklanjuti,” terang Asep.

Menurutnya, sistem pelaporan dan kerja aplikasi Siaran Tangsel dan SPAN LAPOR sama untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Oleh karena itu, lanjut Asep, dirinya berharap seluruh organisasi perangkat daerah dapat bekerja sama menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.(yud)




Polisi Siaga Antisipasi Kemacetan Pintu Keluar Tol Rangkasbitung

Kabar6-Kapolsek Cibadak Polres Lebak AKP Wawan Suhawan melaksanakan program Kapolres “Lebak Mandala” (Aman Berkendara di Jalan Raya).

Pelaksanaan program itu salah satunya dengan melakukan kegiatan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan, di depan pintu keluar tol Rangkasbitung. Hal ini dimaksudkan untuk antisipasi terjadinya kepadatan kendaraan mudik.

“Selain mengatur lalu lintas, kita tidak bosan-bosannya mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan marka penyeberangan orang,” kata Kapolsek Cibadak AKP Wawan Suhawan,Senin (24/04/2023).

Kapolsek Cibadak juga memberikan imbauan kepada warga masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik, supaya berhati-hati dalam membawa kendaraan.

“Jangan lupa membawa kelengkapan surat-surat kendaraan,” pungkasnya. (Red)




Polsek Kronjo Siaga Cegah Kemacetan di Perempatan Tugu Cangkir

Kabar6-Polsek Kronjo Polresta Tangerang melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan di perempatan Tugu Cangkir Kronjo Kabupaten Tangerang, Minggu (24/04/2023).

Bripka Robby Alruci bersama Bripka Belgi Prihartama, SH., anggota Lantas Polsek Kronjo Polresta Tangerang melakukan pengaturan lalu lintas untuk membantu kelancaran kendaraan yang melintas di perempatan Tugu Cangkir Kronjo Kabupaten Tangerang.

Bripka Robby mengatakan, pengaturan lalu lintas tersebut dilaksanakan dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat maupun para pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat.

Saat melakukan pengaturan lalu lintas, Bripka Robby Alruci tida lupa memberikan imbauan kepada para pengguna jalan raya, agar selalu melakukan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan sarung tangan dalam berkendara serta selalu berhati-hati saat mengemudikan atau mengemudikan kendaraan.

**Baca Juga: Polres Pandeglang Beri Layanan Kesehatan Bagi Personil PAM dan Wisatawan

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sigit Dany Setiyono SH, S.IK, M.Sc, Eng melalui Kapolsek Kronjo Polresta Tangerang Iptu Dedi Ruswandi, SH., mengatakan, pengaturan lalu lintas di pagi hari dan sore hari merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh Personil Polsek Kronjo Polresta Tangerang.

“Dengan tujuan untuk memperlancar arus lalu lintas dan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang hendak berangkat atau sebelum dan sesudah beraktifitas,” pungkasnya. (Red)

 




Pemudik 123 Juta Orang, Tol Seharusnya Digratiskan Cegah Kemacetan

Oleh Achmad Nur Hidayat MPP (Ekonom Dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta dan CEO Narasi Institute)

Kabar6-Jumlah pemudik capai 123 juta ! Insyaallah tak ada masalah karena semua sudah diatur. Demikian harapan Presiden Jokowi yang disampaikan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (13/4/2023).

Entah apa yang menjadi dasar prediksi Presiden tersebut. Namun melihat manajemen penanganan mudik saat ini, seharusnya Pemerintah perlu panik. Pasalnya adalah tidak ada perubahan signifikan dalam manajemen penanganan mudik, tidak ada ruas jalan raya baru mudik, tidak ada moda transportasi laut baru dan tidak ada penyebrangan baru yang berbeda dari tahun 2022 kemarin.

Prediksi Pemudik mencapai 123 juta itu artinya hampir 50 persen penduduk Indonesia pergi ke kampung halamannya. Ini adalah travel rutin tiap tahun terbesar dalam sejarah migrasi bangsa Indonesia.

Paska Covid19, sampai 2022 lalu, Mudik lebaran selalu diwarnai kemacetan panjang di ruas tol. Hal ini disebabkan banyaknya kendaraan pribadi yang melakukan perjalanan pulang kampung secara serentak, sehingga menyebabkan peningkatan volume kendaraan di jalan raya dan tol dan kemacetan panjang pun yang terjadi.

Untuk mengurangi kepadaan arus mudik, BUMN PT Jasa Marga (Persero) Tbk memberikan diskon 20% untuk jalan tol Jakarta-Cikampek dan Tol Cipularang-Bandung, Minggu besok (16/4/2023) hingga Selasa, 18 April 2023 pukul 06.00 WIB.

Diskon tersebut diharapkan publik menggunakan 3 hari tersebut untuk mudik sehingga mengurangi puncak kemacetan pada Rabu (H-4), Kamis (H-3), Jumat (H-2) dan Sabtu (H-1). Sayangnya untuk arus mudik diskon hanya berlaku 3 hari dan tidak dimasa puncak arus mudik.

Diskon tersebut tidak akan mengurai kemacetan pada puncak mudik. Dengan kenaikan pemudik sampai 45 persen dari 86 juta menjadi 123 juta orang pada 2023 ini, kemacetan mudik tahun ini diprediksi menjadi yang terparah karena ketiadaan kebijakan baru yang mampu mengantisipasi kemacetan tersebut.

Begitu juga dengan arus balik. Karena Diskon 20 persen arus balik diberikan pada Kamis, 27 April 2023 pukul 06.00 WIB hingga Sabtu, 29 April 2023 pukul 06.00 WIB dimana tidak dalam puncak arus balik. Maka kebijakan diskon juga tidak mampu mengurangi kemacetan pada tahun ini.

Apa yang seharusnya dilakukan untuk Mengurangi Kemacetan?

Pemberian diskon 20 persen Jasa Marga untuk Tol di hari luar puncak arus mudik dan arus balik memberikan kesan bahwa Jasa Marga dan pengelola jalan tol lainnya memang ingin mengeruk untung berlipat di masa lebaran 2023 daripada ingin mengurai kemacetan. Padahal sebagai BUMN seharusnya mereka membantu memikirkan mengurai kemacetan diatas kepentingan profit semata.

Kemacetan parah biasa terjadi pada H-5 yaitu jatuh pada Senin (17/4) sampai H+7 lebaran atau Sabtu (29/4). Puncak kemacetan berdasarkan pengalaman tahun lalu adalah H-3 untuk arus mudik dan H+5 untuk arus balik. Untuk menghindari kemacetan parah terutama di pintu penyebrangan Kapal di pelabuhan ratu dan Tol ke arah timur Jakarta maka seharusnya pemerintah menggratiskan jalan TOL.

**Baca Juga: Bagi-bagi Makanan ke Pemudik di Tangerang, Ketua KNPI: Selamat Sampai Tujuan

Kapan tol gratis sebaiknya diberlakukan?

Program menggratiskan jalan tol hendaknya jangan dilakukan satu atau dua hari melainkan dalam periode kisaran puncak arus mudik dan arus balik. Memberikan jalan tol Rp nol Rupiah seharusnya diberikan dari Senin (17/4) sampai Selasa 25/4 atau H-5 sampai H+2.

Pihak Jasa Marga memperdiksi bahwa Puncak arus mudik di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Km 66) diperkirakan akan jatuh pada H-3 atau pada Rabu, 19 April 2023, Sedangkan puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+2 atau pada Selasa, 25 April 2023.

Karena periode Puncak mudik Rabu 19/1 dan Puncak Balik Selasa 25/4 maka tepat bila penggratisan tol mulai Senin 17/4 sampai Selasa 25/4.

Tarif Tol NOL Rupiah Baik untuk Mengurai Kemacetan dan Membantu Pertumbuhan Ekonomi

Jalan tol yang gratis pada waktu puncak kemacetan yaitu pada H-5 sampai H+7 akan membantu publik berkendara lebih fleksibel di luar waktu kemacetan. Bagi pekerja ASN yang cuti mudiknya mulai senin mereka akan memilih di senin 17/4, mereka akan menikmati tol yang gratis. Bagi pekerja swasta yang waktu cutinya baru diberikan menjelang hari lebaran, mereka mudik H-1 dimana masih dalam waktu Tol Gratis juga.

Selain dapat mengurangi kemacetan, pemberian tol gratis juga untuk membantu beban masyarakat dan meningkatkan daya beli masyarakat. Ekonomi 2023 diprediksi melemah sehingga pemberian tol gratis merangsang publik untuk spending terutama bagi kalangan menengah bawah dimana cost transportasi mereka dapat berkurang dan akhirnya spending dapat meningkat 10-25%.

Strategi seperti ini bermanfaat doubel selain mengurangi kemacetan juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Kebijakan memberikan tarif NOL bagi ruas jalan tertentu juga terjadi Di China pada tahun baru imlek, dan di AS pada Tahun Baru dan Natal. Selain untuk mengurai kemacetan, pemberian jalan tol gratis juga dimaksudkan untuk membantu meningkatan daya beli masyarakat.

BUMN Pengelola Tol jangan serakah, alih-alih hanya memberikan diskon kecil di luar arus puncak mudik dan arus balik, sebaiknya mereka mengratiskan jalan tol.
Para pemangku kepentingan perlu memikirkan ulang kebijakan diskon tol dengan menggratiskan tol. Presiden bersama Menhub, MenPUPR dan MenBUMN perlu mencari jalan mengurai kemacetan parah di tengah lonjakan pemudik 123 juta penduduk tahun 2023 sekaligus membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tengah kelesuan ekonomi 2023. (Red)




Pemkot Tangsel Resmi Berlakukan Sistem Satu Arah pada Ruas Jalan Ini

Kabar6-Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai Kamis besok resmi memberlakukan sistem satu arah. Rekayasa ini bertujuan untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas.

“Sudah ada persetujuan dari Dinas Perhubungan Provinsi Banten. Informasi untuk pemberlakuan rekayasa lalu lintas sistem satu arah,” kata Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Tangsel, Arif Afwan Taufani kepada kabar6.com di kantornya, Rabu (1/3/2023).

Ia menyebutkan untuk ruas jalan yang akan direkayasa dengan sistem satu arah yaitu, simpang Buaran Serpong – simpang empat Viktor – simpang empat Muncul – simpang tiga Bundaran Tekno.

Sistem satu arah di koridor jalan tersebut diberlakukan setiap harinya mulai Senin sampai dengan Jum’at. Waktunya mulai dari pukul 06.00 sampai 09.00 WIB. Sedangkan sore hari mulai pukul 16.00 hingga 18.30 WIB.

“Untuk hari Sabtu dan Minggu normal seperti biasa,” jelas Taufani. Menurutnya, pada uji coba sistem satu arah Desember 2022 lalu ada dua opsi penerapan.

Opsi pertama dari simpang Viktor ke Muncul dua arah. Sedangkan opsi kedua diberlakukan satu arah. Maka setelah dilakukan kajian diputuskan pemberlakuan sistem satu arah.

Taufani jelaskan, alasan tidak diberlakukan seharian penuh telah dipertimbangkan atas kesepakatan bersama instansi terkait lainnya. Nanti apabila kebiasaan masyarakat pengguna jalan memang sudah terbentuk maka tidak menutup kemungkinan akan diberlakukan 24 jam.

**Baca Juga: Kota Serang Gencar Tertibkan Anak Jalanan Jelang Ramadhan 2023

“Ini penyesuaian adaptasi berlalu lintas. Mudah-mudahan masyarakat mendukung kan tujuannya untuk mengurai kemacetan,” jelasnya.

Pemerintah Kota Tangsel berharap masyarakat pengguna jalan pastinya bisa mendukung secara penuh program rekayasa ini. “Dan pastinya kepada pengguna jalan dapat mematuhi rambu-rambu berlalu lintas,” pesan Taufani.

Patut diketahui, bagi warga pengendara yang melintas dari Pasar Jengkol dan Pamulang hendak menuju arah BSD maka tidak bisa lurus atau langsung belok kanan melewati Jalan Raya Viktor Buaran.

Pengendara harus belok kiri atau lurus melewati Jalan Raya Puspiptek atau simpang Muncul. Landasan hukum pemberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah ini diatur dalam Keputusan Wali Kota Tangsel Nomor: 551/Kep.304-Huk/2022 tentang Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.(Adv)




Taksi Terbang Jadi Solusi Atasi Kemacetan di Dubai

Kabar6-Taksi terbang elektrik yang ditampilkan dalam sebuah pameran di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), disebut bisa menjadi solusi menghadapi kemacetan dengan biaya lebih murah.

Taksi terbang berwarna kuning terang dengan 12 baling-baling, melansir Engadget, berkapasitas empat penumpang dan bisa terbang pada ketinggian 2.500-4.000 di atas permukaan tanah, dengan kecepatan sampai 120 knot. Taksi terbang ini pun menjadi alat transportasi ramah lingkungan.

Ya, kendaraan listrik dan ramah lingkungan menjadi fokus di UEA. Taksi terbang ini menawarkan cara baru berkendara dan juga menawarkan sejumlah kemudahan menuju tempat tujuan.

Taksi terbang tersbut diproduksi Wisk Aero, perusahaan dirgantara di Mountain View, California, Amerika Serikat (AS). Wisk mengatakan, kendaraan ini membutuhkan lebih sedikit bahan bakar dan itu berarti risiko kegagalan komponen kendaraan ini lebih rendah. Dijelaskan, pihaknya telah memastikan adanya peningkatan tindakan pencegahan dan keselamatan.

Ditambahkan, taksi terbang ini juga memiliki bagasi dan kompartemen untuk menyimpan barang bawaan,dilengkapi Wi-Fi dan alat pengisi daya (selot charger). ** Baca juga: Embrio Tikus Sintetis dari Laboratorium di California Hasilkan Otak dan Detak Jantung

“Bagian dari misi ini adalah untuk memberikan pelayanan bagi siapa pun, artinya mulai dari mahasiswa sampai pengusaha profesional, bisa menggunakan ini sebagai bagian dari kehidupan mereka sehari-hari,” jelas Wisk.

“Pada 2010, kami berusaha mencari cara bagaimana menembus kemacetan dan tiba ke tujuan kita lebih cepat,” kata Gary Gysin, CEO Wisk.

Taksi terbang itu dikembangkan selama 12 tahun, dan menjadi kandidat pertama sertifikasi Otoritas Penerbangan Federal AS (FAA) untuk taksi udara eVTOL yang membawa penumpang otonom.(ilj/bbs)




Kapolri Temukan Kemacetan Menuju Pelabuhan Merak

Kabar6.com

Kabar-Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemukan adanya kemacetan di ruas tol Tangerang-Merak (Tamer) sepanjang 6 kilometer saat memantau arus mudik Idul Fitri 2022 di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten.

Mantan Kapolda Banten itu menerangkan ada lonjakan pemudik pada H-4 dan H-3 Idul Fitri 2022, jika dibandingkan hari yang sama di tahun 2019 lalu.

Pada tahun 2019 silam, pada H-4 dan H-3 Idul Fitri, ada 28 ribu pemudik hang menyebrang dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni. Sedangkan di tahun 2022, pada hari yang sama, berjumlah 37 ribu.

“Ekornya tadi kita liat sudah sampai KM 94, namun sudah mulai bergeser. Artinya ada kepadatan di dalam tol kurang lebih sekitar 4 sampai 6 kilometer. Kita tahu kapasitas normal untuk di Pelabuhan Merak ini menampung kurang lebih 19 ribu (kendaraan). Sehingga mau tidak mau harus dilakukan rekayasa tambahan,” kata Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Sabtu (30/04/2022).

**Baca juga: Kendaraan Padat di Pelabuhan Merak, Pemudik Bersabar

Kapolri berpesan ke seluruh jajarannya di Polda Banten dan Polda Lampung untuk mempersiapkan arus balik Idul Fitri 2022. Saat arus balik, kepadatan akan terjadi di wilayah Lampung. Kemudian di Banten ajak diramaikan dengan wisatawan.

“Menghadapi arus balik nanti, tentu kita juga harus menyiapkan langkah-langkah ekstra, termasuk juga langkah rekayasa yang tentu harus dilakukan di wilayah Bakauheuni. Karena ini akan jadi counter balik, disana yang padat dan tentu memerlukan langkah-langkah khusus,” ujarnya. (Dhi)




Jembatan Ciujung Baru Kembali Rusak Picu Kemacetan, Pengguna Jalan: Hampir Tiap Tahun

Kabar6.com

Kabar6-Kerusakan kembali terjadi pada badan Jembatan Ciujung Baru, di Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

“Iya rusak lagi. Tadi pagi ada truk pasir terperosok sampai menyebabkan kemacetan,” tutur Nana salah seorang pengguna jalan kepada wartawan, Kamis (17/2/2022).

Rusakanya jembatan di Jalan Bypass Soekarno-Hatta itu bukan kali pertama terjadi. Meski sudah sering diperbaiki, namun aspada badan jembatan kembali rusak.

“Kayaknya hampir setiap tahun jembatan itu rusak. Semoga pemerintah bisa memperbaiki dengan baik agar enggak rusak melulu,” ucap Rohiman pengguna jalan yang lain.

**Baca juga: Komisi III Minta RSUD Lebak Anggarkan Dana untuk Bantu Pasien Miskin

**Cek Youtube: Pedes! Bahas Rencana Pemekaran Tangerang Utara

Terpisah, Kepala DPUPR Lebak Irvan Suyatupika menjelaskan, kewenangan jembatan berada di Pemerintah Pusat.

“Itu kan jalan nasional. Kemarin ngobrol dengan PPK-nya katanya tahun ini mau diganti semua lantai jembatannya,” katanya.(Nda)




Looping Galeong Karawaci Bakal Dibuka Solusi Atasi Kemacetan

Kabar6.com

Kabar6-Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya dalam mengurangi titik – titik kemacetan yang disebabkan oleh persimpangan jalan dan pertemuan arus lalu lintas, salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan sistem looping.

Sebelumnya, Pemkot Tangerang telah membangun dua jembatan sebagai solusi atasi kemacetan. Dua Jembatan itu yakni Mookervaart I dan II yang keduanya berada di Jalan Daan Mogot.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah bersama dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Decky Priambodo meninjau langsung pembangunan sistem looping jalan yang berlokasi di Jl. Galeong, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kamis (6/1/2022).

“Tinggal dirapihkan sedikit agar lebih estetik di bagian sisi jalan,” ujar Arief.

Arief mengatakan dengan dibangunnya sistem looping Galeong, diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

“Khususnya di waktu orang berangkat dan pulang kerja. Arus lalu lintasnya juga akan dirubah, disesuaikan dengan adanya looping,” katanya.

“Karena ada pertemuan arus lalu lintas dari Jl. Subandi, Aria Santika dan Jalan Galeong,” tambahnya.

**Baca juga: Vaksin Booster di Kota Tangerang Bakal Digelar 12 Januari

Untuk operasionalnya, lanjut Wali Kota, Pemerintah Kota Tangerang akan membuka secara resmi looping Galeong pada Jumat, 7 Januari 2022.

“Besok sudah bisa dilalui, dan skema lalu lintasnya juga sudah disiapkan,” tandasnya. (Oke)




Hari Ketiga Penyekatan PPKM Darurat, Kemacetan 1 Kilometer Terjadi di Serpong

Kabar6.com

Kabar6-Hari ketiga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terpantau di beberapa titik penyekatan terjadi kemacetan panjang.

Dalam pantauan Kabar6.com di Jalan Raya Serpong menuju Cikokol Kota Tangerang terjadi kepadatan hingga 1 kilometer panjangnya, dari Soll Marina Hotel hingga penyekatan di pertigaan Gading Serpong.

“Ya kita mah sabar aja bang, udah kaya gini mau gimana lagi. Motor aja sampe gak gerak, gimana mobil?,” keluh pengendara motor, Ryan kepada Kabar6.com, Senin (5/7/2021).

Senada diungkapkan pengendara mobil, Tio mengatakan, dirinya berpergian karena memang tugas dirinya berada di jalanan, dirinya juga mengaku terpaksa dan pasrah.

**Baca juga: Kekosongan Kantung Jenazah, Pemkot Tangsel Akan Gulirkan BTT Rp32 Miliar

“Kita mah kerja di lapangan mas, gimana juga kaya gini (penyekatan, red) udah resiko kita kena. Jadi nikmatin aja,” tutupnya.

Diketahui, kemacetan juga terjadi di Bintaro menuju Jakarta Selatan yang disekat agar masyarakat tidak bisa menuju Jakarta, kecuali yang berkepentingan.(eka)