oleh

Seorang Pria Florida Mengaku Sebagai Teman Dekat Donald Trump untuk Hindari Kejaran Polisi

Kabar6-Ada banyak kisah kocak yang terjadi selama Donald Trump masih menjadi Presiden Amerika Serikat (AS). Salah satunya seperti yang dilakukan seorang pria asal Florida bernama Aric Frydberg.

Demi menghindari kejaran polisi, Frydberg mengaku sebagai ‘teman dekat’ Donald Trump. Melansir Huffpost, kisah berawal saat Frydbreg kedapatan sedang menghisap ganja dan kabur saat hendak diperiksa polisi. Saat itu polisi memeriksa sebuah mobil yang terparkir di sebuah kantor pos, karena seseorang mengatakan menghirup bau ganja dari mobil tersebut.

Polisi kemudian mengintip ke dalam mobil, dan melihat sebuah bungkusan berisi daun hijau tersebut. Ketika polisi mencoba menyita bungkusan tersebut, Frydberg diduga mencengkeram dan memasukkan bungkusan itu ke mulutnya.

Kemudian Frydberg melesat pergi dan menelepon 911. “Saya butuh bantuan. Ada seorang polisi yang mengejar saya,” kata Frydberg kepada operator. ** Baca juga: Beberapa Helai Rambut Milik Presiden George Washington Terselip dalam Lembaran Buku Tua

Operator 911 berulang kali menyuruh Frydberg untuk menepi, namun tak digubris dan malah meminta bantuan yang tak masuk di akal pada operator. “Panggil ibuku, panggil ibuku,” katanya.

Ketika panggilan itu tidak berhasil, Frydberg lantas mengeluarkan kartu As-nya. “Donald Trump adalah teman dekat saya. Kami sudah membuat perjanjian,” ujar Frydberg.

Namun saat kartu AS itu tidak juga berhasil, Frydberg mencoba alasan lain. “Ibu saya menelepon saya dan mengatakan bahwa dia mengalami kecelakaan mobil di Homestead,” kata Frydberg sambil memohon pada operator 911.

Deputi Sheriff Collier County akhirnya menghentikan Frydberg dan menangkapnya setelah melakukan pengejaran sejauh tujuh mil. Deputi mengatakan, mereka menemukan sebuah pipa kaca dan terbukti positif ganja.

Deputi membebankan biaya yang mencakup serangan yang diperparah pada petugas penegak hukum, denda pada petugas penegak hukum, menolak seorang perwira dengan kekerasan, gangguan dengan bukti, dan kepemilikan ganja. Frydberg dipenjara dengan denda sebesar Rp1,3 Miliar.

Rupanya jurus pamungkas ‘teman dekat’ Donald Trump tidak sakti untuk menghindari kejaran polisi.(ilj/bbs)

Berita Terbaru