oleh

Organda: Kinerja Dishubkominfo Tangerang Bobrok

Kabar6-Kinerja Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Tangerang, dinilai bobrok. Hal ini, menyusul minimnya pengawasan terhadap jalan yang masuk dalam Kawasan Tertib Lalulintas (KTL).

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Tangerang, bersuara lantang menyikapi pembiaran yang terjadi di jalur berstatus KTL. Akibat dari pembiaran itu, kendaraan- kendaraan bertonase melebihi kapasiatas (overload) dengan bebasnya melintas tanpa diberikan sanksi apapun.

“Dishubkominfo mandul. Kinerjanya bobrok banget. Masak truk- truk overload pengangkut material tanah dibiarkan melintas dengan bebas di Jalan Raya Pemda Tigaraksa, tanpa diberi sanksi apa- apa,” ungkap Dan, kepada Kabar6.com, Kamis (4/9/2014).

Ironisnya, kata dia, kondisi Jalan Raya Pemda ini tampak kotor dan kumuh, karena dipenuhi tumpahan material tanah yang berceceran di badan jalan.

Tak ayal, para pengendara sepeda motor kerap mengalami kecelakaan saat melewati Jalan Raya Pemda ini.

“Buktinya, baru-baru ini ada 12 pengendara motor yang jatuh ketika melintasi jalan itu,” katanya.

Untuk itu, lanjut Dan, pihaknya mendesak Pemerintah Kabupaten Tangerang, agar serius menyikapi persoalan itu. Sebab, Undang- undang Nomor 22/2009, tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan, secara jelas mengatur soal peran pemerintah.

Pada Pasal 24 Ayat (1), Penyelenggara Jalan wajib segera dan patut untuk memperbaiki Jalan yang rusak yang dapat mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas.

Ayat (2), Dalam hal belum dapat dilakukan perbaikan Jalan yang rusak sebagaimana dimaksud pada ayat (1), penyelenggara Jalan wajib memberi tanda atau rambu pada Jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya Kecelakaan Lalu Lintas.

“Dalam UU ini, juga diatur tentang ketentuan pidananya,” bebernya.

Ditambahkannya, atas masalah itu Organda mendesak Pemkab Tangerang, agar mencopot Yusuf Herawan, selaku Kepala Dishubkominfo setempat, karena dianggap tidak becus menjalankan tugas dan tanggungjawabnya. **Baca juga: Kecelakaan di Jalan Raya Pemda, Satlantas Panggil 3 Pengusaha Truk.

“Kami minta Pak Bupati untuk mengganti Yusuf Herawan,” tandasnya.(agm/din)

Berita Terbaru