oleh

Balita di Arab Saudi Tewas Mengenaskan Diterkam 5 Anjing Liar di Depan Ibunya

Kabar6-Seorang anak perempuan berusia 2 tahun bernama Shahd, tewas mengenaskan setelah diterkam lima anjing liar di Riyadh, Arab Saudi. Tragisnya, kejadian memilukan itu berlangsung di depan ibu kandung Shahd.

Lima ekor anjing liar itu, melansir saudigazette, menyerang Shahd itu saat keluar dari vila keluarga di lingkungan Al Wasila. Paman korban bernama Abdullah bin Hazzam Al Abdussaalam mengatakan, keponakannya keluar dari vila tanpa sepengetahuan anggota keluarga lainnya. Setelah beberapa menit, ibunya terkejut melihat lima anjing liar menyerang sang putri tanpa ampun.

Shahd mengalami luka parah dan kehilangan banyak darah. Sang ibu lantas berteriak meminta tolong untuk menyelamatkan putrinya. Anggota keluarga bergegas keluar dari vila dan berhasil mengusir anjing-anjing tersebut. “Gadis kecil itu tergeletak di tanah bersimbah darah,” kata Abdullah.

Ayah Shahd, lanjut Abdullah, langsung membawa putrinya ke rumah sakit terdekat. Kondisi Shahd sendiri sempat stabil, dan dokter mengatakan organ vitalnya berfungsi. “Staf medis rumah sakit meyakinkan arteri dan vena selamat dan kondisinya stabil,” terang Abdullah.

Sayang, dua jam kemudian, kondisi Shahd memburuk dan mengembuskan napas terakhir. “Kami diliputi kesedihan karena berita kematiannya sangat mengejutkan semua orang,” ujar Abdullah. ** Baca juga: Thailand Jadi Negara Pertama yang Padukan 2 Vaksin COVID Berbeda

Ditambahkan, lokasi vila keluarga sejak lama terdapat anjing liar yang membahayakan penduduk maupun pendatang. “Situasi berbahaya ini belum ditangani meskipun ada kejadian,” terang Abdullah, seraya mendesak pihak berwenang memusnahkan anjing-anjing liar tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Riyadh, Pangeran Faisal bin Abdulaziz bin Ayyaf, memerintahkan dibentuknya komisi untuk menyelidiki serangan fatal anjing, termasuk keberadaan hewan liar lainnya.

Komite itu terdiri dari dokter hewan, spesialis di bidang keamanan lingkungan, serta pakar kesehatan yang diminta menyerahkan laporan.(ilj/bbs)

Berita Terbaru