oleh

5 Negara dengan Aturan Jam Sekolah yang Berbeda

Kabar6-Setiap negara tentu saja memiliki jam belajar sekolah yang berbeda satu sama lain. Ada yang memiliki jumlah jam belajar paling lama, sebaliknya tidak sedikit negara memiliki jam belajar di sekolah yang singkat.

Jumlah jam belajar tersebut biasanya ditentukan berdasarkan kebutuhan dari sistem pendidikan yang telah ditetapkan oleh negara yang bersangkutan. Melansir Edutore, ini lima negara dengan aturan jam sekolah yang bervariasi:

1. Finlandia
Negara yang dikenal paling baik sistem pendidikannya ini ternyata hanya menetapkan waktu belajar di sekolah 4-5 jam dalam satu hari. Selain itu, siswa diberikan kesempatan istirahat 15-30 menit di sela-sela pelajaran, dengan tujuan otak bisa fokus secara optimal.

Sedangkan untuk jenjang SMA siswa hanya datang pada jam pelajaran sesuai dengan kelas atau peminatan yang dipilih. Sistem ini berjalan baik karena didukung oleh masyarakat Finlandia yang mengutamakan pendidikan sebagai suatu kebutuhan.

2. Singapura
Singapura menetapkan waktu belajar secara umum adalah 6-7 jam per hari. Pelajaran dimulai pukul 08.30 hingga pukul 16.30 waktu setempat. Siswa di Singapura juga belajar lagi di rumah untuk mengerjakan PR ataupun ikut pelajaran tambahan di luar sekolah.

3. Jepang
Jam belajar sekolah di negara Jepang umumnya dimulai pukul 09.00 hingga pukul 16.00 waktu setempat. Setiap satu jam belajar, siswa diberikan istirahat selama 15 menit untuk merileksasi otak dan otot agar dapat menerima pelajaran selanjutnya.

Sepulang sekolah biasanya beberapa siswa mengikuti kelas tambahan atau les di luar sekolah, terutama siswa yang ingin mengikuti ujian masuk sekolah agar siap bersaing dengan siswa lainnya.

4. Tiongkok
Tiongkok merupakan salah satu negara yang sangat bersaing dalam hal pendidikan. Orangtua bisa memasukan anak ke berbagai kursus agar anak bisa masuk ke sekolah atau universitas ternama di sana.

Rata-rata jam belajar sekolah di Tiongkok adalah 6-7 jam sehari dan setelah siswa pulang sekolah juga mengerjakan PR. Bahkan di hari Sabtu pun anak-anak di sana belajar tambahan seperti les bahasa Inggris maupun les lainnya.

Sistem pendidikan seperti ini tidak hanya diterapkan di jenjang SMA, karena sejak usia enam tahun ke atas atau sejak dimulainya usia sekolah mereka menerapkan aturan ini.

5. Korea Selatan
Rata-rata siswa di Korea mulai belajar di sekolah pukul 08.00 hingga pukul 22.00 waktu setempat. Jam belajar tersebut termasuk dengan belajar tambahan atau kursus di lembaga luar sekolah.

Bahkan di hari libur mereka harus ke perpustakaan untuk belajar lagi. Ya, pendidikan di Korea sangat bersaing ketat. Mereka memiliki mindset ‘harus nomor satu’. Karena itulah mengapa mereka berusaha sangat keras. ** Baca juga: Belum Lunasi Utang Rp3,8 Juta, Pesawat Ini Batal Terbang

Tentu saja kebijakan pendidikan dibentuk sedemikian rupa karena sudah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi negara yang bersangkutan.(ilj/bbs)

Berita Terbaru