oleh

Sering Dilakukan, 6 Kesalahan Minum Obat yang Bahayakan Kesehatan

Kabar6-Minum obat yang diresepkan dokter atau membeli obat di apotek menjadi cara yang banyak dilakukan orang saat mengalami sakit. Meskipun terlihat sepele, banyak orang membuat kesalahan yang berbahaya setiap tahun saat mengonsumsi obat.

Sesuai data, lebih dari 1,5 juta orang membuat kesalahan mengonsumsi obat berbahaya dan sebagian besar dilakukan oleh orang dewasa.

Salah satu cara terbaik untuk mengurangi risiko kesalahan pengobatan adalah dengan menyadari obat-obatan yang Anda gunakan dan potensi efek sampingnya. Melansir Sindonews, berikut enam kesalahan medis umum yang harus Anda hindari agar tetap sehat dan aman:

1. Mencampur obat dengan salah
Mengambil dua obat penangkal secara bersamaan, dapat membuat Anda sakit. Interaksi dari dua obat dalam tubuh dapat mengurangi efektivitas kedua obat tersebut, dan bahkan dapat menyebabkan efek samping yang tidak menyenangkan.

2. Minum obat tanpa pengetahuan lengkap
Kapan pun dokter memberi Anda obat-obatan baru atau Anda menggunakan obat-obatan bebas, lebih baik memperoleh pengetahuan lengkap tentang obat tersebut. Anda harus tahu cara minum obat, kapan harus meminumnya dan efek sampingnya.

Mendapatkan pengetahuan lengkap tentang obat-obatan yang akan dikonsumsi akan mencegah Anda membuat kesalahan dalam pengobatan.

3. Mengonsumsi obat dalam dosis tinggi
Anda harus selalu minum obat sesuai resep dokter. Mengambil obat dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius dan juga dapat menyebabkan efek samping.

Terlepas dari itu, obat juga dapat menyebabkan kantuk, kebingungan, nyeri dada, muntah, dan diare. Anda juga harus menghindari terlalu sering minum obat.

4. Minum obat dengan perut kosong
Kombinasi makanan yang salah juga menyebabkan hambatan dalam penyerapan obat dari perut ke dalam tubuh. Ada beberapa obat yang perlu diminum dengan perut kosong dan beberapa setelah makan. Mengabaikan detail kecil ini akan mengurangi efektivitas obat.

5. Menentukan obat sendiri
Ini adalah kesalahan umum yang dilakukan kebanyakan orang. Mereka mendiagnosis sendiri gejalanya dan meminum obat yang sesuai, yang terkadang salah. Hal terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter sebelum memiliki obat apa pun karena itu masalah kesehatan Anda.

6. Minum obat orang lain
Hanya karena Anda dan pasangan menderita tekanan darah tinggi, tidak berarti Anda berdua membutuhkan obat yang sama. Dokter meresepkan obat berdasarkan tingkat kebugaran, usia, dan komplikasi medis lainnya.

Mengonsumsi tablet orang lain dapat membuat kondisi kesehatan Anda semakin buruk. ** Baca juga: Apakah Anda Sudah Bahagia?

Jadi jangan sembarangan mengonsumsi obat. Dianjurkan untuk berkonsultasi pada dokter agar diperoleh takaran yang tepat.(ilj/bbs)

Berita Terbaru