oleh

Tunggak Pajak Dua Tahun, DPPKAD Pasang Stiker di Parkir Stasiun

Kabar6-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) melakukan stikerisasi terhadap PT Reska Multi Usaha, selaku pengelola parkir di lima stasiun yang ada di Kota Tangsel.

 

 

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan Non PPB dan BPHTB pada DPPKAD Kota Tangsel, Cahyadi, pihaknya sudah tiga kali melayangkan surat teguran kepada pengelola parkir tetapi sama sekali tidak itikad baik untuk membayar tunggakan pajaknya.

 

“Kami sudah bosan selalu dijanjikan akan membayarkan pajaknya oleh PT Reska Multi Usaha dan ketika kami hubungi sama sekali tidak ada jawaban, maka dari itu karena tidak ada itikad baik kami melakukan tindakan tegas dengan menstiker,” ucap Cahyadi, saat ditemui kabar6.com di ruang kerjanya, Selasa (10/11/2015).

 

Cahyadi menegaskan, pihaknya akan melakukan penindakan dan penertiban bila dalam waktu tujuh hari tidak melapor ke DPPKAD setelah lokasi parkir ditempelin stiker.

 

“Pasca ditempelin stiker dan dalam waktu tujuh hari tidak melapor, kami akan berkoordinasi ke instansi terkait untuk melakukan penindakan dan penertiban,” pungkas Cahyadi. ** Baca juga: Satpol PP Tangsel Bongkar Gedung Hotel Amaris

 

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Seksi (Kasie) Intensifikasi dan Ekstensifikasi pada DPPKAD Kota Tangsel, Nana Guswara, memaparkan pihaknya menempelkan stiker berdasarkan rekapan tunggakan pajak, yaitu di Stasiun Serpong, tunggakan dari Januari 2013-2015, Stasiun Rawabuntu dari Oktober-Desember 2013 dan Juni-September 2015.

 

“Selanjutnya tunggakan di Stasiun Jurang Mangu dari bulan Oktober 2013-September 2015, di Stasiun Jombang dari bulan Oktober-Desember 2013 dan Juni-September 2015, kalau untuk di Stasiun Pondok Ranji belum pernah mendaftarkan menjadi Wajib Pajak sejak stasiun itu beroperasi,” pungkas mantan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Pemberitaan dan Publikasi pada Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tangsel.(ard)

Berita Terbaru