oleh

Siti Nur Azizah dan Ruhamaben Duet di Pilkada Tangsel 2020?

Kabar6-Partai Demokrat dan PKS semakin intens menggalang komunikasi politik. Kedua partai politi tersebut digadanf-gadang akan berkoalisi dalam perhelatan Pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2020.

Ketua Departemen Pemenangan Pilkada Wilayah Jabar dan Banten DPP PKS, Budi Prayogo mengatakan, hanya masalah waktu saja bagi partainya untuk masuk dalam gerbong Demokrat. Komunikasi yang dibangun saat ini sudah cukup bagus.

“Saya kira koalisi dengan Demokrat satu hal yang sangat baik. Kita cukup intensif berkomunikasi dengan teman-teman Demokrat. Ini satu sinyal positif yang harus terus berkelanjutan. Termasuk untuk memasangkan ibu Azizah dengan pak Ruhammaben,” katanya lewat siaran pers, Minggu (31/5/2020) malam.

Budi menjelaskan, komposisi walikota dan wakil walikota akan dibicarakan lebih lanjut. Pastinya Ruhammaben telah direkomendasikan DPP PKS. Mengenai pasangannya, tergantung situasi dan kondisi.

PKS menyatakan siap jika harus menduduki kursi Tangsel 02 atau wakil walikota. Terpenting komunikasi dan penguatan ditingkat koalisi yang harus terus dilakukan.

“Ini yang sudah dibicarakan dengan teman-teman koalisi. Jika ini bisa berlanjut, teknisnya seperti apa nanti akan disampaikan,” jelas Budi.

Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Tangsel Mustofa menambahkan sejak awal partainya memang sudah membentuk poros dengan Demokrat. Jika saat ini sudah mengerucut koalisi dengan partai berlambang Mercy tersebut, itu hal yang biasa.

Mengenai siapa yang dipasangkan, saat ini masih dalam pembicaraan. Pasti Ruhammaben sudah diberikan mandat untuk maju dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Entah itu sebagai calon walikota ataupun wakil walikota.

“Kita tidak masalah semisal pak Ruhammaben menjadi Tangsel dua, andaikata dipasangkan dengan ibu Azizah. Yang pasti kita menyorongan kader untuk menjadi bakal calon walikota atau wakil walikota,” ujarnya.

**Baca juga: Tangsel Kembali Perpanjang PSBB, Airin: Rumah Ibadah Boleh Dibuka.

Meski demikian, pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari DPP. Namun, pusat biasanya mendengarkan pertimbangan dari daerah. Artinya bila memang usulan dari Tangsel sesuai aspirasi kader di bawah, tentunya pusat akan merekomendasi.(yud)

Berita Terbaru