Pemkot Cilegon Pastikan Tak Ada Calo Tanah di Megaproyek JLU

Peta JLU Cilegon.(bbs)

Kabar6-Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mulai menggarap rencana pembangunan Jalur Lingkar Utara (JLU) sepanjang 12,3 kilometer.

Pembangunan JLU yang digadang-gadang menjadi salah satu megaproyek itu, kini masuk pada usulan murembang tingkat Kota Cilegon untuk diajukan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) pemerintahan Tb Iman Ariyadi-Edi Aryadi, lima tahun kedepan.

Walikota Cilegon, Tb Iman Ariyadi mengklaim jika pembangunan JLU merupakan upaya peningkatan infrastruktur guna membuka alur laju perekonomian warga di tiga wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Jombang, Purwakarta, dan Grogol.

“Kita harapkan JLU nantinya bisa menopang kegiatan padat karya masyarakat, sehingga dapat berpengaruh pada laju pertumbuhan ekonomi,” kata Iman usai membuka Musrenbang tingkat Kota Cilegon, di salah satu hotel di Kota Cilegon, Selasa (29/3/2016). **Baca juga: Truk Besi Terbalik, Hindari Jalur Dekat Exit Tol Kedaton.

Sementara itu, Wakil Walikota Cilegon Edi Aryadi memastikan tidak ada praktek percaloan dalam pembebasan lahan yang akan dibangun JLU. Sebab, Pemkot belum mengumumkan titik-titik wilayah yang bakal dilintas JLU. **Baca juga: Polisi Ungkap Jaringan Pengedar Materai Palsu di Cilegon.

“Kalau harga kan kita bisa lihat di NJOP (nilai jual objek pajak-red). Kita juga belum mempublikasikan mana saja wilayah yang akan terkena pembebasan lahan. Ini juga untuk menghindari permainan¬† tingginya harga,” ujarnya.(sus)