oleh

Pembunuh Satpam Giant Dapat 21 Jahitan

Kabar6-Nyawa Amordiah Widi Amara alias Amor (38) hampir ikut melayang usai menikam Chairil Fahri (50) hingga tewas bersimbah darah.

Ya, pria yang dikenal preman ini juga turut babak belur lantaran dihakimi warga yang menangkapnya saat berusaha kabur.

“Pelaku sampai dapat 21 jahitan dilukanya,” kata Kepala Polsek Metro Pondok Aren, Komisaris Hafidz Herlambang kepada wartawan ditemui di kantornya, Senin (24/3/2014).

Beruntung nyawa Amor bisa diselamatkan dari amukan warga. Menurut Hafidz, pelaku langsung dilarikan ke Rumah Sakit Dokter Soekanto di Kramat Jati, Jakarta.

Selama di rumah sakit pelaku telah mendapat perawatan intensif. Meski begitu tak perlu menjalani rawat inap dan langsung digelandang ke jeruji sel penjara Mapolsek Metro Pondok Aren.

“Yang luka bagian kepala dan tubuhnya,” terang perwira menengah lulusan Akademi Kepolisian 2001 itu.

Sebelumnya, Chairil petugas satpam Giant Ekspres, Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan itu tewas, Jum’at kemarin malam akibat empat luka tusukan. Amor dendam karena dibilang korban agar memakai rok saja. **Baca juga: Begini Kronologis Pembunuhan Satpam Giant Pondok Betung.

Usai menikam Chairil, pelaku mencoba kabur menggunakan sepeda motor jenis Suzuki Satria FU B 6818 WHH miliknya. Tapi Amor keburu ditangkap warga.(yud)

Berita Terbaru