oleh

Orangtua Sesalkan Tawuran Pelajar Brutal di Tangerang

Polisi saat memeriksa lokasi tawuran pelajar.(bad)

Kabar6-Nani, orangtua Fajri Ramadhan, siswa kelas VII jurusan mesin SMKN 4 yang tewas dalam tawuran pelajar di taman Potret,  Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Babakan, Kota Tangerang, Sabtu (20/8/2016), tak kuasa menyembunyikan lara dihatinya.

Wanita paruh baya itu mengaku sangat kecewa sekaligus menyesalkan peristiwa brutal yang terlanjur merenggut nyawa putra kesayangannya.

“Saya menyesalkan kejadian ini. Anak saya sudah pergi. Dia bukan anak bandel. Saya sering menasehatinya sebelum tidur. Dan, dia selalu menurut,” ujar Nani, orangtua Fajri kepada wartawan di RSUD Kota Tangerang.

Nani mengisahkan, bila pagi sebelum peristiwa tragis itu, dirinya mengantarkan langsung anaknya ke sekolah. “Biasanya dia minta jemput. Tapi, hari ini enggak. Malah pas magrib saya dapat kabar, kalau dia kena tawuran dan meninggal,” ujarnya lagi.

Orangtua itu berharap polisi segera meringkus pelakunya dan memberikan ganjaran yang setimpal sesuai aturan yang berlaku. **Baca juga: PDIP Pertimbangkan Dimyati Jadi Wakil Rano di Pilgub Banten.
 
Diketahui, tawuran dua kelompok pelajar dari SMKN 4 melawan SMK PGRI 2 pecah di Taman Potret, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Babakan, Kota Tangerang, Sabtu (20/8/2016). **Baca juga: Polisi Sita Golok Gergaji Dari Lokasi Tawuran Pelajar di Tangerang.

Dalam peristiwa brutal itu, dua pelajar menjadi korban. Seorang tewas, sementara seorang lainnya menderita luka serius. Korban tewas adalah, Fajri Ramadhan, siswa kelas VII jurusan mesin SMKN 4 Kota Tangerang. **Baca juga: Tawuran Pelajar di Tangerang, Satu Tewas Satu Sekarat.

Sedangkan korban luka bernama Muhammad Rizki Nabil, yang tak lain adalah teman sekolah Fajri. Bocah yang tinggal di Kampung Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang itu dirawat di RSUD Kota Tangerang, karena luka di kepala akibat hantaman benda tumpul.(bad)

Berita Terbaru