oleh

Korban Crane Masjidil Haram Tagih Janji Santunan

Crane di Masjidil Haram saat ambruk beberapa waktu lalu.(bbs)

Kabar6- Kedatangan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz ke Indonesia yang direncanakan 1 hingga 9 Maret 2017, membuat keluarga para korban jatuhnya crane di Arab Saudi pada musim haji 11 September 2015 menagih janji santunan dari Pemerintah Arab Saudi yang belum kunjung direalisasikan. 

Janji Pemerintah Arab Saudi, bakal memberi uang santuan bagi keluarga korban yang meninggal dunia sebesar 1 juta riyal atau Rp 3,8 miliar, sementara untuk cacat fisik tetap sebesar 500.000 riyal atau Rp 1,9 miliar.

Santunan tidak hanya berbentuk uang, tapi pihak keluarga yang ditinggalkan juga dijanjikan menunaikan ibadah haji secara gratis sebanyak dua orang.

Salah satu korban asal Kabupaten Tangerang adalah Ardian Sukarno Effien, warga Komplek Mutiara Garuda, Blok C 11, No 37, RT 006/016, Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluk Naga dari Kloter JKG 007 dengan nomor paspor B0907275. 

“Sampai sekarang kami belum dapat uang santunan yang dijanjikan oleh Pemerintah Arab Saudi,” kata Zaenab, ibu kandung Ferry Mualidin (36), satu dari delapan jamaah asal Jawa Barat yang meninggal dunia.Dan hal yang sama juga disampaikan oleh kerluarga korban lainnya.**Baca juga: Uji Nyali, Wang Potong Rambut Pelanggan Pakai Besi Panas.

Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Azzam Muntazam mengakui memang janji tersebut belum dilunasi.”Kita sudah sampaikan soal uang santunan itu, tapi sampai sekarang belum ada kabar lagi. Informasinya masih diproses oleh Pemerintah Arab Saudi,” kata Azzam.(z)

**Baca juga: Ngilu, Ferraro Gunakan Kepala untuk Pasang 38 Paku dalam Waktu 2 Menit.

Berita Terbaru