Begini Kisah Totok, Driver Ojol yang Dibuang Perampok di Tol BSD

kabar6.com
Polres Tangsel saat menggelar Press Conference terkait pengungkapan kasus perampokan driver Ojol.(Res)

Kabar6-Totok (57), driver Ojek online (ojol) yang menjadi korban perampokan dan dibuang di Tol BSD KM 8, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengaku dianiaya oleh komplotan perampok saat di dalam mobil.

Totok mengisahkan, kejadian bermula ketika dirinya baru saja mengantarkan penumpang ke depan Hotel FM3 Serpong.

Tak lama kemudian, muncul mobil berwarna hitam dan menghampirinya. Beberapa orang keluar dari mobil tersebut dan langsung menodongkan pistol ke arah korban.

“Mereka menodongkan pistol ke saya, sambil bilang ‘kamu narkoba ya ikut masuk’, saya pikir polisi beneran, makanya saya ikut masuk, motor saya masih di depan hotel,” ujar Totok kepada kabar6.com di Mapolres Tangsel.

Totok mengaku, selama di dalam mobil ia di bekap menggunakan lakban dan mendapatkan penganiayaan hingga tak sadarkan diri.

“Ketika di buang, saya terasa. Saya berusaha melepaskan lakban yang menutup mulutnya dan berteriak minta tolong, tapi tak ada yang mau datang,” ujar nya.

Dalam kejadian itu, Totok mengaku mengalami luka di bagian kepala dan patah tulang di tiga bagian rusuk hingga petugas jalan Tol BSD menemukannya. Ia mengaku tak kapok untuk menarik ojek online.

“Kalau kapok ya enggak dong, besok nya saya makan apa kalau enggak narik. Mungkin lain kali saya tidak narik terlalu malam lagi,” ujar Totok.

Hingga saat ini Totok mengaku belum bisa menarik ojek karena belum sembuh total.

“Kenapa di tembak kakinya pak? Kenapa tidak kepalanya saja,” ujarnya kepada Kasat Reskrim, AKP Alexander.

Sedianya, empat pelaku perampokan terhadap Totok sudah disergap Tim Vipers Polres Tangerang Selatan (Tangsel). Tiga diantaranya terpaksa ditembak kakinya karena berupaya melawan dan kabur saat disergap.**Baca juga: Polres Tangsel Sergap 4 Perampok Driver Ojol, 3 Ditembak.

Keempat perampok yang diamankan tersebut, masing-masing berinisial Blr (24), Wwn (28), And (33) dan Rn (17). Kini, keempatnya masih dalam pemeriksaan petugas Polres Tangsel.(Res)