oleh

Agoes Djaya SH Jabat Kepala Kejati Banten

Kepala Kejati Banten, Agoes Djaya SH.(din)

Kabar6-Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, Elly Shahputra, diganti. Sedianya, Elly ditarik ke Kejaksaan Agung (Kejagung) dan menduduki posisi baru sebagai Kepala Biro Umum.

Saat ini, posisi Kepala Kejati Banten, ditempati oleh Agoes Djaya, yang sebelumnya menjabat Direktur Pemulihan dan Perlundungan Hak di Kejagung.

“Alhamdulillah, selama 1,6 tahun disini banyak hal yang saya kerjakan, termasuk melaksanakan pesta demokrasi Pilgub Banten. Dan, kegiatan itu berjalan lancar atas upaya dan kerjasama kita semua,” ungkap Elly, dalam acara pisah sambut di halaman Kejati Banten, pada Rabu (22/2/2017) malam ini.

Disamping itu, kata dia, Kejati Banten juga telah menorehkan prestasi, dengan membantu pembangunan gedung sekolah rusak di Tanah Jawara ini, melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).

“Dua gedung sekolah telah dibangun melalui program JMS. Prestasi luar biasa yang dicapai bersama. Kenangan bagi kami yang mudah-mudahan bisa bermanfaat dan bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Agoes Djaya, Kajati Banten yang belum lama ini dilantik berharap, bisa memberikan kontribusi dan meningkatkan prestasi dibidang hukum di tanah jawara.**Baca juga: KPU Akui Real Count Pilgub Banten Ada Kesalahan.

“Semoga, kedepan bisa bekerja sama dengan seluruh elemen di Banten ini. Prestasi yang sudah ada akan lebih ditingkatkan dan diperbaiki lagi,” ujarnya.**Baca juga: Awas…! Wanita Perampok Anak-anak Beraksi Lagi di Tangerang.

Pantauan kabar6.com, acara pisah sambut Kajati Banten ini dibanjiri pejabat daerah. Seperti, Penjabat Gubernur Banten, Nata Irawan, Ketua DPRD Banten, Asep Rahmatullah, Kapolda Banten, Brigjen Listyo Sigit Prabowo, Ketua Pengadilan Tinggi Banten, Ketua Pengadilan Agama Tinggi Banten, Danrem 064/ Maulana Yusuf Kolonel CZI Ito Hedianto, Komandan Grup 1 Kopassus Serang Kolonel Inf. Djon Afriandi Walikota Serang Tb. Haerul Zaman, Walikota Tangerang Arief Wismansyah dan pejabat penting lainnya.(Tim K6)

Berita Terbaru