1

Ogah Komentar, Managemen Anwa Serahkan Masalah Lahan ke Kuasa Hukum

Kabar6.com

Kabar6-Khawatir lahannya hilang, ahli waris terus berupaya mengumpulkan bukti kepemilikan lahan di Jalan Gelatik, RT 006 RW 01, Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Lahan yang semula bernomor C 2071 yang di dapat dari warisan atas nama Nasih Enah yang telah bersertifikat atas nama Supriyadi yang merupakan anak kelima, diduga di serobot oleh pihak pengembang apartemen Anwa.

Hal tersebut di kuatkan dengan adanya kolam renang apartemen yang di nilai oleh ahli waris masuk di wilayah tanah mereka.

“Ini tanah ibu kami bang, luasnya 540 M2. Yang 98 meter kami gunakan untuk makam keluarga, dan sisanya sebagian sudah terbangun kolam renang Apartemen Anwa, mengenai batasan, saksinya adalah orang kelurahan,” ungkap Supriyadi, Senin (22/7/2019).

Security Apartemen Anwa ketika ingin di tanyakan ruangan pengelola apartemen, menunjukan untuk bertanya kepada kepada Kantor Notaris Linda Eviyanti SH. M.Kn yang kebetulan kantornya berdekatan dengan apartemen anda.

**Baca juga: Surat Keterangan Lurah Sawah di Kuatkan PPAT Kecamatan Ciputat.

Melalui Hp selulernya, Linda Eviyanti yang mewakili pihak apartemen Anwa kepada wartawan enggan berkomentar banyak. Ia telah mempercayakan kepada pengacaranya untuk menjawab terkait masalah tersebut.

“Iya pak, masalah berita sudah saya baca, jadi bapak silahkan komunikasi saja dengan pengacara kami, sudah saya kuasakan kepada mereka semuanya,” ucapnya singkat.(adt)




Sempat Ngontrak Untuk Grand Launching Apertemen Anwa, Tanah Supriyadi Di Tutup Lagi

Kabar6.com

Kabar6-Permasalahan sengketa lahan berukuran kurang lebih 400 M2 di jalan Gelatik Rt: 06 Rw: 01, Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, telah beberapa kali di sidangkan di Pengadilan Negeri Tangerang.

Setelah selesai tinjauan pemeriksaan setempat yang di lakukan oleh tim hakim dari pengadilan negeri Tangerang, lahan tersebut kembali di pagari seng oleh ahli waris karena khawatir salah ukur.

Pasalnya, salah satu ahli waris, Dahlia, anak ketiga (3) dari Nasih Enah, mengatakan pihak apartemen anwa melalui legalnya, sempat mengontrak lahan tersebut untuk keperluan grand launching selama tiga (3) hari beberapa waktu lalu.

“Iya bang, padahal sewaktu ingin grand launching apartemen anwa, pak Subekti memohon kepada saya untuk memberikan ijin melepas seng pembatas hanya untuk 3 hari. Ada pejabat yang hadir katanya, kalau tidak salah bapak wakil walikota Benyamin Davnie,” ungkap Dahlia.

Di katakannya, setelah di berikan dengan kesepakatan harga sewa untuk 3 hari, sebesar Rp5 juta, dan setelahnya di pasang pembatas lagi.

**Baca juga: Pilwalkot Tangsel 2020 Munculkan Sederet Bacalon Muda.

Sementara itu, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie melalui sambungan WhatsAppnya kepada kabar6.com menyarankan, masalah sengketa lahan baiknya di selesaikan melalui pengadilan.

“Kalau masalah sengketa lahan sih sebaiknya diselesaikan lewat jalur pengadilan saja, walaupun dengan cara musyawarah bisa juga di temukan solusi,” ungkapnya singkat.(adt)