oleh

Salurkan Dana Bansos Warga Rajeg, Lurah: Suara Sampai Serak

Kabar6-Pembagian dana bantuan sosial atau bansos di SMA Negeri 14, Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, melanggar pembatasan sosial bersekala besar (PSBB). Warga sekitar tidak hiraukan anjuran pemerintah yang berupaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Lurah Sukatani, M Husni Thamrin mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan segala upaya untuk menertibkan warga agar tetap menjaga batas sosial (social distancing). Namun jumlah petugas tidak sebanding dengan jumlah warga yang datang untuk mengambil bansos.

“Warganya pada bandel. Saya sudah cape teriak-teriak sampai suara serak tapi tetap saja warga masa bodo,” katanya kepada Kabar6.com saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (7/6/2020).

Husni mengaku telah berkoordinasi dengan para ketua rukun tetangga untuk memberikan imbauan kepada warganya agar tertib dan mengikuti aturan PSBB yang dibuat oleh pemerintah.

“Kami dari pihak kelurahan sudah bekerjasama dengan unsur TNI dan Polri untuk mengamankan jalannya pembagian bansos ini. Tapi tetap saja jumlah warga yang mencapai ribuan sangat sulit untuk dikasih tahu,” ungkapnya.

**Baca juga: Warga Berkerumun Saat Pembagian Bansos di Rajeg, Lurah : Warga Bandel.

Husni menambahkan, sebanyak 4.003 warga dijadwalkan menerima bantuan sosial hari ini, Sabtu (6/6/2020). Untuk menghindari kerumunan warga yang banyak, pihaknya membagi menjadi dua waktu, yakni pukul 07.00-11.00 WIB dan 12.00-16.00 WIB.

“Karena terlalu banyak kita bagi jadi dua kelompok. Tapi antusias warga yang sangat tinggi untuk menerima bansos ini jadi semua sudah datang sejak subuh tadi,” terangnya.(vee)

Berita Terbaru