oleh

Kelaparan, Ratusan Monyet di Wisata Kramat Solear Serbu Rumah Warga

Kabar6-Ratusan monyet yang selama ini berdiam di kawasan wisata makam kramat Solear mulai menyatroni rumah warga karena kelaparan. Sebab, sejak objek wisata itu ditutup karena pandemi Corona, ratusan kera yang menjadi penghuni kawasan itu tak mendapatkan makanan.

“Monyet nya tidak dapat subsidi makanan dan dampaknya masuk ke rumah warga,” ungkap Deny Cuning, warga RT 02/04 Desa Solear, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Selasa (26/5/2020).

Menurut Deny, selama ini makanan para monyet tersebut mengandalkan retribusi tiket masuk wisata Kramat Solear. Namun, sejak kawasan pemakaman kramat itu ditutup, nyaris tidak ada pemasukan dan berdampak pada bahan pangan satwa itu.

” Sekarang Kramat ditutup, incomenya ngga ada untuk biaya pembelian pakan ratusan satwa yang ada,” kata Deny.

Akibatnya, kata dia, monyet monyet itu berekspansi ke kampung dan masuk masuk rumah warga. “Gentengnya pada bocor dan makannya diambilin dan warga tidak bisa punya tanaman produktif pasti diserbu monyet,” ucap Deni

Menanggapi masalah ini, Camat Solear Sony Karsan berjanji segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pariwisata untuk mencarikan solusi bagi keberlangsungan ratusan satwa itu.

” Untuk sementara ini kita beli dulu makanannya di pasar seperti ubi ubian singkong, kacang dan pisang,” ungkap Sony Karsan saat meninjau tempat wisata tersebut.

Menurut Sony, penutupan wisata Kramat Solear ini hanya sementara waktu sebagai upaya pemutusan mata rantai penyebaran dan penularan wabah virus Corona.

**Baca juga: Angka Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang Terus Melonjak.

Ditempat terpisah Kades Solear Madromi menuturkan, pihak Desa juga akan berupaya memperhatikan ratusan satwa yang ada di Kramat Solear.

” Baru kemarin kita belikan pisang untuk makan ratusan monyet, tetapi hal ini tetap menjadi perioritas kami, gimanapun juga ini aicon kita,” ucap Madromi. (CR)

Berita Terbaru