oleh

Dishub Kota Tangerang Fokuskan BRT

Kabar6-Persiapan proges Bus Rapid Transit (BRT) terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.

 

Ya, rencananya BRT akan segera diterapkan pada tahun ini, sebagai salah satu langkah mengurai kemacetan. Sedangkan, pada tahap awalnya, akan tersedia 10 armada BRT, di mana bentuknya seperti mini bus dengan kapasitas 40 penumpang.

 

“Rute yang akan diuji coba pada tahap awal dengan menerapkan rute angkot T-01 (Bitung-Terminal Poris Plawad) atau T-02 (Terminal Poris Plawad-Palem Semi),” ungkap Ismu Hartono, Kepala Bidang Angkutan Umum Dishub Kota Tangerang, Jumat (17/4/2015).

 

Pihaknya pun, kata Ismu, saat ini masih terfokus pada persiapan sosialisasi untuk mengetahui animo masyarakat berpindah dari motor ke angkutan massal.

 

“Jadi nanti setelah sosialiasi, langkah selanjutnya adalah mengusulkan penetapan koridor ke Walikota. Pengadaan armada BRT dan pembangunan haltenya, dilakukan setelah ada pengesahan dari Walikota,” jelasnya.

 

Ismu menambahkan, pada rute yang akan dilintasi nanti akan dibangun halte khusus BRT. Di dalam halte juga dilengkapi bus tracking yang dapat digunakan penumpang untuk mengetahui lokasi BRT di rute tersebut.

 

“Sehingga penumpang bisa tahu kapan bus akan datang,” jelasnya. ** Baca juga: HUT ke 65, Satpol PP Tangerang “Amankan Kerusuhan”

 

Terkait dengan adanya penolakan dari para sopir angkot, Ismu memastikan bila BRT dan angkot masih bisa beroperasi bersamaan. Sebab, penumpang masih bisa memilih mau naik angkot untuk jarak dekat atau BRT untuk jarak yang lebih jauh.

 

“Tapi kita juga masih mengkaji, bagaimana agar tetap terjalinnya kerjasama dengan Organda yang nantinya sopir angkot bisa menjadi sopir BRT termasuk untuk investasi.

 

“Kita juga bakal upayakan untuk dapat hibah dari pusat,” pungkasnya.(ges)

Berita Terbaru