oleh

Dimasa Covid 19, Danau Cigaru Cisoka Kembali Dipadati Pengunjung

Kabar6-Danau Cigaru yang terletak di Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, kembali dipadati pengunjung.

Pantauan Kabar6.com, pada Minggu (21/6/2020), meski belum diijinkan Pemerintah Daerah setempat untuk dibuka kembali karena masih dalam masa pandemi Covid19, sejumlah warga terlihat masih nekat berkunjung ke tempat wisata air dari bekas galian pasir tersebut.

Mirisnya, pengunjung yang didominasi muda- mudi ini terkesan abai dengan protokol kesehatan.

Mereka masuk ke area wisata danau Cigaru ditemukan banyak yang tidak menggunakan masker dan menjaga jarak aman.

“Warga masih banyak yang nekat berkunjung kesini. Padahal, tempat wisata ini sudah ditutup sejak April 2020 lalu dan sampai sekarang belum ada instruksi dari Pemerintah Daerah untuk dibuka kembali,” ungkap Yusuf, salah seorang juru parkir di Danau Cigaru, kepada Kabar6.com, petang tadi.

Dijelaskan Yusuf, Danau Cigaru secara resmi telah ditutup oleh Satpol PP, Kepolisian dan Camat Cisoka.

Bahkan, pihak pengelola juga turut serta dalam penutupan tempat wisata air yang memiliki tiga warna tersebut.

“Warganya masih ngeyel aja. Padahal pihak pengelola sudah batasi area wisata itu dengan batu kali, tapi pengunjung masih nekat. Soalnya, Danau Cigaru ini terlalu banyak akses, makanya warga bisa masuk dari mana- mana,” katanya.

Senada diutarakan Husen, warga setempat, pihaknya mengingatkan kepada pengunjung agar mengurungkan niatnya datang ke tempat itu. Pasalnya, saat ini penularan wabah covid19 masih tampak masif.

**Baca juga: Dari Mayora untuk Indonesia.

Disisi lain, dia juga mengeluhkan penutupan Danau Cigaru ini cukup dirasakan dampaknya oleh warga sekitar, karena perputaran ekonomi di wilayah itu menjadi terhenti.

“Nanti juga di kasih tau kalau tempat wisata ini sudah dibuka semua fasilitas pun nanti di kasih oleh pihak kecamatan Cisoka, makanya saat pandemi ini saya ingatkan lagi jangan ada yang membuka tempat wisata ini. Hanya saja, selama ditutupnya tempat ini penghasilan warga sekitar merosot tajam, karena mereka enggak bisa lagi berjualan disini,” ujar Husen.(Tim K6)

Berita Terbaru