oleh

Di Ethiopia, Orang Mengantre di Luar Kedutaan Rusia untuk Mendaftar Sebagai Tentara Bayaran ke Ukraina

Kabar6-Ratusan orang tampak mengantre di halaman kantor Kedutaan Besar Rusia di Addis Ababa, Ethiopia, tiap pagi. Mereka adalah warga negara Ethiopia yang hendak mendaftar menjadi tentara bayaran Rusia.

Berbekal catatan militer di tangan, melansir Hindustannewshub, mereka berharap bisa berjuang untuk Rusia dalam perang di Ukraina. Dalam dua pekan terakhir, jumlah orang yang ingin bergabung dengan tentara Rusia terus bertambah. Para penjaga mencatat nama mereka dan meminta bukti dinas militer.

Namun hingga kini belum ada satu pun orang Etiopia yang telah dikirim ke Ukraina. Tak jelas benar apakah Rusia akan merekrut mereka sebagai tentara bayaran. ** Baca juga: Buaya Berjemur di Landasan Pacu Florida Bikin Jadwal Penerbangan Terganggu

Seorang pria yang keluar dari kedutaan dan berbicara kepada para sukarelawan dalam bahasa Rusia melalui seorang penerjemah mengatakan, Rusia memiliki cukup pasukan untuk saat ini. Mereka akan dihubungi bila dibutuhkan.

Kementerian luar negeri Ethiopia menyambut baik bahwa Rusia tidak merekrut tentara bayaran. Mereka menolak memberikan komentar. Banyak orang di Ethiopia telah menyuarakan solidaritas untuk Rusia. Hubungan kedua negara dekat sejak era Soviet.

Desas-desus yang beredar di media sosial adalah setiap tentara bayaran akan menerima upah sebesar US$2.000 untuk bergabung dan Rusia. Jumlah tersebut menggoda para pria untuk bergabung.

“Saya bersedia mendukung pemerintah Rusia dan, sebagai imbalannya, saya akan mendapat manfaat,” kata Leta Kibru (30). “Hidup di Ethiopia menjadi sulit.”

Kibru sendiri telah pensiun dari tentara Ethiopia pada 2018, dan sekarang bekerja sebagai pedagang pakaian dan ponsel. ” Hal yang saya butuhkan adalah tinggal di Eropa.”(ilj/bbs)