oleh

Ada Tiang Pancang, AP II Alihkan Jalan Lagi

Kabar6-Bagi anda masyarakat yang akan menuju ke area Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Tangerang, khususnya bagi para pekerja, dihimbau agar lebih berhati-hati.

Pasalnya, pihak otoritas bandara (PT Angkasa Pura II), kembali memberlakukan rekayasa Lalulintas (Lalin) disejumlah jalan yang ada di area tersebut.

Hal tersebut dilakukan lantaran ada beberapa akses jalan yang ditutup, menyusul telah didirikannya tiang pancang pada proyek pembangunan stasiun kereta api di bandar udara tersibuk se-Indonesia ini.

Manajer Humas dan Protokoler PT AP II Bandara Soeta Tangerang Yudis Tiawan mengatakan, akses Jalan C3 dan C4 yang menghubungkan Jakarta dengan area perkantoran di sebelah barat Bandara Soekarno-Hatta telah ditutup.

“Kami bersama pihak Polres Bandara Soekarno-Hatta telah melakukan rekayasa lalu lintas, di mana para pengguna jalan dari arah timur (Bundaran Kargo) menuju ke barat (Pintu M1) yang melintasi jalan C3 akan dialihkan melewati Jalan P1 dengan terlebih dahulu memutar melalui jembatan lingkar sebelah Kantor Otoritas Bandara. Dari Jalan P1 lalu turun di jembatan lingkar sebelah Purantara dan langsung mengakses Jalan M1,” jelas Yudis.

Sedangkan, lanjut Yudis, bagi pengguna jalan dari arah Jakarta dan Rawa Bokor yang hendak menuju ke arah Pintu M1 bisa langsung mengakses Jalan P1, dan kemudian turun di jembatan lingkar sebelah Purantara dan mengakses Jalan M1.

“Jadi, Jalan M1 yang tadinya digunakan untuk akses kendaraan dari arah barat ke timur akan diubah menjadi sebaliknya untuk menghindari crossing kendaran yang turun dari jembatan lingkar Purantara,” tukasnya.

Yudis menambahkan, untuk kendaraan dari arah barat (Pintu M1) yang akan menuju ke arah timur (Bundaran Kargo atau Jakarta) aksesnya dipindahkan ke Jalan M2 (bertukar tempat dengan Jalan M1), kemudian berputar melalui jembatan lingkar sebelah ACS lalu melewati Jalan P2.

“Tujuan pengalihan ini jelas, bahwa kami tidak ingin pembangunan yang akan berjalan mengganggu keselamatan pengguna jalan,” pungkasnya.

Kendati demikian, sebelumnya telah juga diselesaikan pemindahan dan pembersihan utilitas di lokasi pembangunan yang berada persis didepan gedung 632 Bandara Soekarno-Hatta.

Sedangkan, pararel dengan pendirian tiang pancang ini, tahapan selanjutnya adalah pembuatan struktur bangunan stasiun.

Untuk diketahui, bahwa pembangunan stasiun kereta api ini akan berdiri diatas lahan seluas 7200 m2 yang diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar Rp 1,39 miliar.**Baca Juga:JAH Cekik Leher “Emak” Sosialita di Terminal 2 Bandara.

Dalam pengerjaannya pun, telah resmi ditunjuk PT Adhi Karya (Persero), sebuah perusahaan BUMN, yang juga mengerjakan proyek Terminal 3 Ultimate. Dan, direncanakan seluruh bangunan stasiun akan rampung paling lambat bulan Desember 2015.

Dalam progresnya, stasiun kereta api bandara ini nanti juga akan memiliki kapasitas peron 2000 pax dan kapasitas bangunan 1500 pax, lengkap dengan berbagai fasilitas, seperti ticketing counter, public hall, tapping gate in, waiting lounge, commercial area, toilet, musholla, station headroom, konektivitas ke integrated building serta APMS station.(ges)

Berita Terbaru