oleh

Wooiii..Kok Masih Tetap Semrawut Gini Sih

Kabar6-Warga sekitar Pasar Serpong dan para pengguna Commuterline Stasiun Serpong mengeluhkan kesemrawutan lalulintas di kawasan tersebut yang telah berlangsung cukup lama.

Karena badan jalan yang cuma dua lajur untuk dua arah, digunakan untuk ngetem oleh puluhan angkota dari tiga trayek berbeda, tukang ojek dan dilengkapi dengan berjejalnya pedagang kakilima memenuhi trotoar hingga badan jalan.

”Ini juga punya andil kesemrawutan.” kata Anwar, pengguna Commuterline Stasiun Serpong sembari menunjuk aspal jalan di lintasan rel kereta api yang hancur lebur, berlobang-lobang.

Selain itu kesemrawutan masih ikut dimeriahkan oleh ‘preman seceng’ yang melayani kendaraan untuk putar arah atau melawan arah, demi uang seribu perak.**Baca juga: Guru Pesantren Terlindas Bus di Kota Tangerang.

Pemandangan seperti ini, menurutnya terjadi sepanjang waktu, dari pagi hingga malam dan dari malam sampai pagi lagi, dan sudah lama sekali, seperti layaknya daerah koboi tak punya Sherif.**Baca juga: Tuntut Gaji, Pekerja Tol Tangerang-Merak Ancam Mogok.

Ketika Kabar6 menyambangi kawasan itu, diperoleh informasi, bahwa angkot bisa ngetem ada yang ‘atur’, begitu juga dengan pedagang kakilima juga ada yang ‘atur’, karena memang semua bisa diatur kata salah seorang pedagang disitu.(zoel)

Berita Terbaru