oleh

TPP Telat, Ribuan Guru Honerer di Tangsel Galau

Kabar6-Kondisi psikologis ribuan tenaga guru honorer di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini sedang dirundung perasaan gundah gulana alias galau.

Realitas itu cukup manusiawi lantaran hak mereka untuk menerima uang honor dari hasil keringatnya mengajar hingga belum juga terealisasi.

“Sudah telat lima bulan mas. TPP (Tunjangan Penghasilan Pendidikan) kita sampai sekarang belum cair juga,” keluh Entus, salah satu guru honorer di SDN 1 Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Jum’at (16/5/2014)

Ia mengaku bingung dan tak tahu mesti harus berbuat apa. Padahal, untuk setiap bulan jumlah uang TPP yang diterimanya hanya sebesar Rp 600 ribu. Meski jumlah tersebut dianggapnya masih jauh dari kategori hidup layak di perkotaan tapi tetap saja sangat berharga.

Entus mengaku sudah bosan dengan janji-janji dari pihak Dinas Pendidikan (Dindik) setempat yang kerap hanya memberikan ‘angin surga’ kepadanya. Setiap didatangi jawaban yang diperolehnya selalu terngiang bahwa uang TPP akan segera dicairkan.

“Saya udah beberapa kali datang. Mungkin ribuan guru honor yang lain juga sampai bosen kali yah nanyain TPP. Abis cuma janji-janji doang,” sesalnya.

Terpisah, hal senada juga diutarakan oleh Romyati (41), guru honorer pada salah satu SDN di daerah Pamulang Barat. Ia bilang, pihak Dindik selalu berdalih bahwa keterlambatan uang TPP akibat adanya perubahan sistem dan mekanisme pencairan.

“Saya menduga lho yaa, ini semua ada bentuk konspirasi terselubung yang dilakukan pihak Dindik,” terang perempuan bertubuh subur itu mewanti-wanti agar tidak disebutkan lokasi persis sekolahnya.

Jika dahulu diserahkan secara langsung, kini ditransfer lewat nomor rekening bank milik pribadi masing-masing tenaga guru honorer. Baginya alasan dari pihak Dindik cenderung hanya bersilat lidah saja.

Romyati merasa begitu heran karena jika memang benar uang TPP akan ditransfer. Tapi mengapa pas bulan lalu para guru harus menandatangani surat pertanggungjawaban (SPJ) tentang pencairan TPP. **Baca juga: Ini 4 Syarat Khusus IMB di Tangsel Cepat Terbit.

“Ini yang kita pertanyakan. Disuruh tandatangan SPJ tapi uangnya belum juga cair,” sungut guru kelas III itu sambil mengeryitkan dahi lalu pergi meninggalkan awak media.(yud)

Berita Terbaru