oleh

Pembebasan Lahan JORR Serpong-Kunciran Baru 32 Persen

Tol Jakarta-Tangerang.(bbs)

Kabar6-Proyek pembangunan jalan bebas hambatan‎ dalam kota atau JORR Serpong-Kunciran di Tangerang, terkendala oleh masalah klasik.

Kendala utama dalam pembangunan jaringan jalan sepanjang 11,2 kilometer itu, lantaran lambannya proses pembebasan lahan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU dan PR), Achmad Sjahrial Ritonga mengatakan, proyek pembangunan jalan tol selalu terbelit persoalan pembebasan lahan. Masalah tersebut selalu menjadi persoalan umum.

“Kendala pembebasan lahan karena jadi kewenangan‎ pemerintah pusat,” katanya kepada wartawan ditemui di Serpong, Kamis (28/4/2016).

Diakuinya, realisasi pembebasan lahan tol Serpong-Kunciran, baru mencapai 32 persen meliputi tiga kelurahan. Yakni di Jombang, Kecamatan Ciputat, serta Pakujaya dan Jelupang di Kecamatan Serpong Utara.

Sjahrial menjelaskan, totalnya ada delapan kelurahan yang akan terkena dampak pembangunan JORR II Serpong-Kunciran. Sedangkan lahan tanah serta bangunan yang sudah dibayarkan oleh pemerintah kepada pemiliknya ada 718 bidang. **Baca juga: BPN: Pembebasan Lahan Tol Bandara-Kunciran Tunggu Kementrian PU.

“Dengan anggaran kurang lebih Rp 800 miliar untuk bidang-bidang di tiga Kelurahan yang ada di Kota Tangerang Selatan,‎” terang Sjahrial. **Baca juga: Pemkot Tangerang Dorong Percepatan Tol Bandara-Kunciran.

Jalan Tol Kunciran-Serpong merupakan bagian dari Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II. Terdiri dari delapan ruas tol dengan total panjang mencapai 145,3 kilometer. **Baca juga: Bupati Harap Penertiban Lokalisasi Dadap Tidak Pakai Emosi.

Tujuh ruas tol lainnya yang termasuk jaringan Tol JORR II adalah Cengkareng-Kunciran 14,2 kilometer, Serpong-Cinere 10,1 kilometer, Cinere-Jagorawi 14,6 kilometer, Depok-Antasari 22,8 kilometer, Cimanggis-Cibitung 25,4 kilometer, Cibitung-Cilincing 33,9 kilometer, dan Cilincing-Tanjung Priok 12,1 kilometer.‎(yud)

Berita Terbaru