oleh

Dinkes Sebut Baru 20 Persen Keluarga di Lebak Sehat

Kabar6-Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) perlu dukungan oleh lintas sektor. Diharapkan semakin banyak pihak mensosialisasikan program tersebut sebagai upaya mengingatkan keluarga untuk menjaga pola hidup sehat.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes), sebagian besar keluarga di  Kabupaten Lebak tidak sehat. Baru 20 persen saja keluarga di kabupaten ini yang dikatakan sehat.

“Keluarga tidak sehat menurut indikator melalui PIS-PK itu baru 20 persen, ada 12 indikator,” kata Kepala Dinkes Lebak, Triatno Supiyono kepada Kabar6.com, di Rangkasbitung, Selasa (21/6/2022).

**Baca Juga: LPA Lebak Protes Rumah Anak Penderita Stunting Dipasangi Stiker

Triatno menjelaskan, keluarga dianggap sehat jika 12 indikatornya terpenuhi, diantaranya memiliki jamban, menggunakan KB, memiliki akses air bersih, melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, rutin memantau perkembangan balita ke posyandu, memberikan ASI ekslusif 6 bulan, memiliki jaminan kesehatan sekeluarga, dan tidak ada anggota yang merokok.

“Tidak juga keluarga yang tinggal di perkotaan itu dikatakan sehat. Ini potret yang sementara ini kita dapatkan, tapi kami belum menganalisa lebih jauh  bagaimana pengaruhnya dengan background jenjang pendidikan ya,” ujar Triatno.

Program-program dalam PIS-PK memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lain. Misalnya Stunting yang salah satu penyebabnya karena tidak ada jamban.

“Kemudian di satu sisi SDGs (Sustainable Development Goals) juga mewanti-wanti kita untuk pencapaian desa bebas buang air besar sembarangan, sehingga keseluruhan ini memang salit terkait dengan yang lainnya,” terang Triatno.(Nda)