oleh

Bursa Direksi BUMD, Airin: Tim Masih Lakukan Seleksi

Kabar6-Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany, meminta agar Tim Seleksi (Timsel) penjaringan calon direksi BUMD diberikan kewenangan sepenuhnya.

Ia percaya konsultan asal Universitas Indonesia itu dapat bekerja secara profesional sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

“Tim masih melakukan seleksi,” ungkap Airin usai meluncurkan program perobatan gratis di RSU Kota Tangsel, Pamulang, Minggu (1/9/2013).

Airin mengaku, hingga kini dirinya masih menunggu hasil seleksi lanjutan dari 10 nama kandidat. Ke-10 nama-nama calon itu telah mengikuti tes wawancara pada Senin (26/8/2013) kemarin di Grand Zuri Hotel BSD, Kecamatan Serpong.

Soal para kandidat calon pejabat direksi di PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan, diakui Airin, saat ini nama calon belum dapat diumumkan lantaran masih dalam tahap seleksi.

Ke-10 nama-nama kandidat calon direksi BUMD Kota Tangsel antara lain, Tengku Munzir Bey, Andi Alaudin Huduri, Eutik Suarta, Budi Listyanto, M Noor Ritonga, Joko Purnomo, Andre Mulpyana, Oliver Richard William Mambu dan Sudarso.

“Nanti setelah ada hasilnya, maka Timsel bakal menyampaikan hasilnya ke saya. Setelah itu langsung diumumkan,” singkatnya.

Lolosnya seorang anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke bursa pemilihan calon direksi BUMD dianggap aneh.

Bila tetap dibiarkan jadi oleh tim seleksi, maka perekrutan jajaran direksi PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan itu cacat hukum.

Hal ini disebabkan telah ada payung hukum di peraturan daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2013 tentang Penanaman Modal Daerah melarang PNS dan anggota partai politik duduk di jajaran direksi.

Kalau dilakukan pembiaran, maka akan cacat hukum karena melabrak Perda yang berlaku.

“Direksi BUMD tidak boleh dari PNS dan partai politik. Itu berlaku di mana pun. Seharusnya, dalam tahapan seleksi awal Tim Seleksi langsung mencoret kandidat dari kalangan PNS dan parpol,” kata pengamat kebijakan publik, Ibnu Jandi.(yud)

Berita Terbaru