oleh

Bahas Kenaikan BBM, Gelora dan PKS Duduk Bareng

Kabar6-Partai Gelombang Rakyat (Gelora) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tangerang duduk bareng saat pembahasan dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Kota Tangerang.

Selain dua parpol itu, hadir juga pengamat kebijakan publik dari IDP-LP Riko Noviantoro dan sebagai moderator Firdaus.

Ketua DPD Gelora Kota Tangerang Abu Bakar Yasin mengatakan, pemerintah daerah Kota Tangerang memang tidak akan bisa menghindari adanya kebijakan kenaikan BBM. Namun, Pemkot Tangerang sedianya harus bisa melakukan antisipasi buruknya kenaikan harga BBM, seperti adanya pelayanan transportasi gratis serta pelayanan kesehatan yang bisa digratiskan.

Gelora juga mengkritisi adanya kebijakan program bantuan langsung tunai (BLT) yang digulirkan pemerintah pusat, karena dinilai tidak menjadi solusi atas dampak kenaikan BBM.

“Saya tidak setuju dengan BLT, tidak menuntaskan persoalan untuk jangka panjang. Seharusnya konsep bernegara pemerintah harus mampu hadir untuk mensejahterakan warganya,” ujar Abu dalam diskusi Fraksi Teras di pelataran kawasan Pemkot Tangerang, Kamis (22/9/2022) sore.

Kendati demikian, Abu Bakar mengakui bahwa saat ini partainya memiliki keterbatasan dalam berpolitik. Namun pihaknya mengaku akan terus berupaya berjuang bersama masyarakat.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD PKS Kota Tangerang Mustofa Ali menyampaikan, partainya didalam pemerintah telah melakukan penolakan atas kenaikan BBM sejak era presiden sebelum Jokowi. Hal itu sudah dilakukan PKS sejak era presiden Bambang Susilo Yudoyono di 2005, meski saat itu resikonya ada pengurangan menteri yang dijabat oleh kader PKS.

**Baca juga: Dedi Sudarajat Kembali Pimpin KSPSI Banten, Jumhur Puji Keberhasilan

PKS menilai bahwa kondisi saat ini diperparah dengan tata kelola minyak yang buruk dan belum mampu dituntaskan oleh pemerintah. ‚ÄúTata kelola minyak banyak yang gak beres,” tandasnya.

Sebagai informasi, Pentolan Partai Gelora yakni Ketua Umum Gelora Anis Matta pernah menjadi Presiden PKS dan Wakil Ketua Umum Fahri Hamzah juga mantan kader PKS yang pernah menjadi Wakil Ketua DPR RI Fraksi PKS. (Oke)