oleh

Jalan Garuda Masih Rusak Parah Tak Kunjung Usai, Ada Apa?

Kabar6-Kerusakan Jalan Garuda, Kota Tangerang hingga kini masih belum diperbaiki. Kendaraan yang lewat pun harus berjalan pelan untuk menghindari jalan yang rusak.

Pengamatan kabar6 dilapangan, hampir sepanjang jalan Garuda mengalami kerusakan. Tak hanya jalan bolong, tapi juga terjadi retakan di beberapa titik. Jalan tersebut menghubungkan akses dari Batuceper ke Jurumudi. Dan juga ke arah Batuceper menuju Neglasari.

Jalur tersebut tidak hanya dilalui oleh kendaraan berukuran kecil, tapi juga oleh truk-truk besar. Intensitas truk yang lewat pun juga sangat tinggi.

Salah seorang warga, Rizal (26) mengatakan, jalan tersebut memang telah rusak sejak lama. Sepengetahuannya, baru-baru ini telah dilakukan perbaikan jalan namun tidak secara menyeluruh.

“Ada waktu itu perbaikan tapi hanya ujung-ujung jalan aja gak semuanya,” ujarnya saat ditemui kabar6, Selasa (25/3/2020).

Perbaikan, lanjut Rizal, juga hanya berupa penambalan menggunakan aspal. Padahal, jalur tersebut terbuat dari beton. “Namanya ditambal pakai aspal ya pada rusak lagi itu,” tambahnya.

Diketahui, terdapat 24 ruas jalan di Kota Tangerang yang mengalami rusak parah. Diantaranya berada di Jalan Husein Sastranegara, Jalan Raya Perancis, Jalan Juanda, Jalan Garuda, Jalan Pembangunan, Jalan Halim Perdanakusuma, Jalan Marsekal Suryadarma.

Mendapat Sorotan dari Kalangan Aktivis

Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tangerang Raya, Ashabul Kahfi mempertanyakan apakan benar sudah di perbaiki, atau Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang hanya mengarang. Namun nyatanya masih banyak yang rusak salah satunya ada di Jl. Ir. H. Djuanda Kelurahan Batusari Kecamatan Batuceper yang ke rusakannya sangat parah.

Selain itu, dirinya mempertanyakan besaran anggaran perbaikan Dinas PUPR yang terkesan menutupi.

Kahfi mengatakan, tanggal 21 juni 2019 lalu jalan tersebut coba diperbaiki oleh Pemkot Tangerang menggunakan tambahan lapisan ban bekas agar lebih elastis dan tidak mudah rusak, meskipun kena hujan, panas, saat dilintasi truk bertonase berat.

**Baca juga: Update Corona di Kota Tangerang, 9 Orang Positif, 209 0DP, 26 PDP.

“Saya tidak tau apa yang dikatakan Walikota hasil riset atau hanya usulan, tapi pada kenyataanya perbaikan tidak tahan lama, bahkan kerusakan makin parah, gak layak dilintasi bahkan lapisan ban dari perbaikan sudah kelihatan, sangat rawan kecelakaan,” tegas Kabid Perguruan Tinggi & Kemasyarakatan HMI Cabang Tangerang Raya yang sekaligus warga setempat.

Dinas PUPR Akui 2 Ruas Jalan Belum Diperbaiki

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Taufik Syahzeni mengakui masih ada dua titik ruas jalan yang belum dilakukan perbaikan. Yakni, jalan Juanda dan Garuda. Dia mengaku akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap jajarannya terkait penyelesaian perbaikan 24 jalan tersebut.

“Memang yang belum diperbaiki jalan Juanda sama Garuda tapi yang sisanya sudah,” tandasnya. (Oke)

Berita Terbaru