oleh

Blackmore, Pria dengan 27 Istri dan 150 Anak Disebut Sebagai Poligami Terbesar di Kanada

Kabar6-Winston Blackmore (64) merupakan pemimpin keluarga Mormon raksasa di kota Bountiful, British Columbia, Kanada. Pria itu memiliki 27 istri dengan 150 anak.

Seorang remaja bernama Merlin Blackmore (19) dan dua saudara laki-lakinya, Murray (19) dan Warren (21), melansir dnaindia, mengungkapkan bagaimana rasanya hidup dalam keluarga poligami terbesar di Kanada, dan telah berbicara tentang asuhannya yang tidak biasa di aplikasi TikTok.

Merlin yang kini tinggal di Amerika Serikat (AS), akhirnya merasa nyaman membicarakan pengalamannya secara online. “Saya ingin membicarakan hal ini selama bertahun-tahun. Sekarang saya dalam posisi saya bisa, dunia akan tahu,” katanya.

Dikisahkan, anak-anak pergi ke sekolah mereka sendiri, sementara para remaja tinggal di sebuah ‘rumah motel’ bersama. Setiap anak menyebut ibu kandung mereka sebagai ‘Ibu’, dan menyebut 26 ibu lainnya sebagai ‘Ibu’ yang diikuti dengan nama depan masing-masing.

Hanya 22 dari 27 istri yang memiliki anak dengan Winston, sementara Merlin juga mengungkapkan bahwa hanya 16 dari wanita tersebut yang tetap terikat pernikahan dengan ayahnya.

Dalam video yang diunggah akun @warrens.life, kakak laki-laki Warren Blackmore mengatakan, “Biasanya akan ada dua ibu dan anak-anak mereka di setiap rumah, satu di lantai atas dan satu di bawah. Ada dua kelompok yang terdiri dari tiga saudara perempuan yang berbeda dan ada empat kelompok yang terdiri dari empat saudara perempuan yang berbeda dari keluarga lain.”

Sementara itu, Merlin mengatakan dirinya adalah ‘triplet’ karena lahir di hari yang sama dengan dua anggota keluarga lain yang memiliki ibu berbeda. Sedangkan Murray memiliki 12 saudara kandung dengan tahun lahir yang sama, semuanya memiliki nama diawali huruf ‘M’.

Keluarga merayakan ulang tahun setiap anggota keluarga seperti yang lain, tetapi reuni keluarga dan pesta syukur adalah urusan besar, di mana seluruh keluarga ‘menumpuk’ di aula besar.

Keluarga itu menanam sebagian besar makanan mereka dan anak-anak akan ikut serta dengan tugas bertani, menyimpan sebagian dari hasil panennya ke dalam toples untuk dimakan kemudian hari.

Merlin mengungkapkan, dia mendukung dan mencoba memenangkan persetujuan ayahnya selama bertahun-tahun, tetapi keduanya tidak lagi memiliki hubungan. Pada 2017, Winston Blackmore didakwa mempraktikkan pernikahan jamak atau celestial dalam komunitas fundamentalis, dan dijatuhi hukuman tahanan rumah enam bulan.

Ketiga bersaudara itu kini telah meninggalkan komunitas, meski tetap berhubungan baik dengan semua saudara.(ilj/bbs)