oleh

Alasan BRIN Tutup dan Alihkan Jalan Perbatasan Tangsel – Bogor

image_pdfimage_print

Kabar6-Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan alasan rencana penutupan jalan yang menghubungkan antara Kota Tangerang Selatan – Kabupaten Bogor. Sebelum ditutup permanen telah dipasang portal.

Pengalihan akses jalan di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) B.J Habibie disebut untuk peningkatan pengamanan obyek vital. Arus lalu lintas dialihkan lewat sodetan Jalan Lingkar Luar BRIN yang telah dioperasikan.

“Bahwa pengalihan akses jalan yang melintasi depan kawasan KST B.J Habibie dijadwalkan mulai 6 April 2024,” kata pelaksana tugas Deputi Infrastruktur BRIN, Yan Rianto lewat siaran pers yang dikirim ke kabar6.com, Jum’at (20/4/2024) malam.

Menurutnya, kawasan KST B.J Habibie telah ditetapkan sebagai obyek viral. Di kawasan itu banyak terdapat fasilitas pendukung untuk kegiatan riset yang dilakukan oleh periset internal dan eksternal BRIN.

“Oleh karena itu pengamanan di kawasan tersebut perlu mendapatkan perhatian serius,” terangnya.

**Baca Juga: Demo Jilid Kedua, Ratusan Warga Setu dan Bogor Geruduk Kantor BRIN

Sebagai obyek viral, Rianto lanjutkan, di dalam kawasan BRIN banyak terdapat fasilitas laboratorium yang diperlukan untuk kegiatan riset dan inovasi. Pengalihan jalan merupakan bagian untuk untuk meningkatkan kegiatan riset.
“BRIN memerlukan penyatuan lahan untuk mendukung kegiatan riset dan inovasi dan pengembangan infrastruktur riset ke depannya,” lanjutnya.

Selain itu menurut Rianto, pemanfaatan lahan untuk jalan terusan di perbatasan Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Bogor tersebut dilakukan tanpa adanya izin pinjam pakai dan telah menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sejak Tahun Anggaran 2017.

Sejak tahun 2022 BRIN telah melakukan koordinasi dengan pemprov Jawa Barat dan Banten terkait pengalihan ke jalan lingkar baru yang pembangunannya dilakukan oleh BRIN dengan tujuan agar kepentingan masyarakat dapat terakomodir.

“BRIN telah membangun jalan baru pengganti dan sedang dalam proses dihibahkan ke Pemprov (Banten). Hal tersebut sekaligus akan menyelesaikan cacat administrasi penggunaan tanah negara tanpa ijin pinjam pakai yang telah terjadi belasan tahun akibat pembiaran,” paparnya.

Diketahui, rencana pengalihan akses jalan ditentang masyarakat sekitar Kecamatan Setu, Kota Tangsel dan Kabupaten Bogor. Ratusan warga telah demonstrasi hingga dua kali.

BRIN telah membangun infrastruktur sodetan Jalan Lingkar Luar. Akses tersebut dapat dilintasi kendaraan pribadi dan angkutan umum ukuran besar. Kini sebelum ditutup permanen jalan depan BRIN diportal.(yud)

Print Friendly, PDF & Email