oleh

WH: Saya Tidak Pernah Hambat Sachrudin

Kabar6-Walikota Tangerang Wahidin Halim menolak tudingan bahwa dirinya sengaja menjegal pasangan Arief Wismansyah-Sachrudin maju di Pilkada Kota Tangerang 31 Agustus 2013 mendatang.

Hal itu dilontarkan Walikota yang akrab disapa WH tersebut, menjawab tudingan yang dialamatkan pendukung pasangan Arief Wismansyah saat menggelar aksi demo di kantor KPU Kota Tangerang, beberapa hari lalu.

“Saya tidak pernah menghambat Sachrudin. Karena, Sekda juga bisa maju di Pilkada,” ujar WH, Minggu (28/7/2013).

Dijelaskan WH, kegagalan pasangan Arief Wismansyah-Sachrudin disebabkan kesalahan administrasi yang ditempuh.

“Seharusnya Sachrudin mengajukan surat pengunduran diri terlebih dahulu, sebelum mendaftar ke KPU. Tapi yang dilakukan justru sebaliknya,L kata WH lagi.

Sebelumnya, Bakal Calon (Balon) Walikota Tangerang yang telah diputuskan gagal manggung di Pilkada Kota Tangerang, Arief Wismansyah, berencana mengambil langkah hukum atas hasil keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kita akan terus mengawal jalannya proses demokrasi di Kota Tangerang. Dan, jika besok KPU tetap tidak meloloskan, maka kita akan mengambil langkah hukum,” ujar Arief Wismansyah, Jumat (26/7/2013).

Arief mengklaim, bahwa keputusan rapat pleno KPU yang tidak meloloskan dirinya dan Syahrudin untuk maju di Pilkada merupakan peristiwa yang luar biasa dan merupakan sejarah demokrasi di Kota Tangerang bahkan di Indonesia.

“Kondisi politik di Kota Tangerang telah bersinggungan dengan kepentingan kekuasaan,” ujarnya.

Sebelumnya, KPU Kota Tangerang telah mengeluarkan hasil akhir pleno tahapan Pilkada Kota Tangerang. Hasilnya, dari 4 pasangan bakal calon (balon) yang diplenokan, hanya ada 3 pasangan yang ditetapkan berhak maju sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota di Pilkada Kota Tangerang.

Ketiga pasangan calon tersebut adalah Abdul Syukur-Hilmi Fuad didukung oleh Partai Golkar, PKS, PKPB dan PBB. ┬áPasangan Dedi “Miing” Gumelar-Suratno Abubakar didukung partai pengusung PDIP dan PAN serta pasangan HMZ-Iskandar didukung partai Hanura, dan PPP.

Sedangkan untuk pasangan balon Arief Wismansyah-sachrudin, lanjut Syafril, dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan tidak dapat mengikuti Pilkada Kota Tangerang pada 31 Agustus mendatang.(arsa)

Berita Terbaru