oleh

Warga Rebutan Motor Skutik di Bintaro

Kabar6-Sejumlah warga dari berbagai wilayah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tumpah-ruah di Graha Bunga, Bintaro, Kecamatan Pondok Aren.

Kehadiran warga guna mengikuti acara olahraga massal bertajuk Senam Bareng Ikatan Masyarakat Pondok Aren dan Sekitarnya (SEBAIM) ke-8 ini.

Ya, setiap warga yang menjadi peserta tidak dipungut biaya. Tapi, memiliki kesempatan untuk mendapatkan undian berhadiah langsung berupa sepeda motor.

“Kami mengajak masyarakat terus membudayakan pola hidup sehat,” kata Dewan Pembina IMPAS, Muslihudin kepada kabar6.com, Minggu (30/3/2014).

Alhasil, warga pun bersemangat mengikuti gerak tubuh diiringi irama lagu yang diarahkan oleh sejumlah instruktur senam.

Dipandu artis terkenal ibukota Yadi Sembako, acara bertambah semarak lantaran panitia menyediakan beraneka jenis hadiah doorprize.

Diantaranya seperti, kipas angin, kompor gas, sepeda olahraga, mesin cuci, dispenser serta hadiah utama berupa satu unit sepeda motor varian skutik merk ternama.

Pada kesempatan itu, IMPAS pun turut berpatisipasi membantu lembaga Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel menyosialisasi Pemilu 2014.

Kepada peserta SEBAIM ke-8 di tahun politik, masyarakat secara sadar harus mau menggunakan hak politiknya dalam pemilu legislatif dan presiden.

Muslihudin mengajak semua warga negara Indonesia yang punya hak pilih bisa datang ke Tempat Pemilihan Suara (TPS) masing-masing pada 9 April besok.

Masyarakat tentunya harus memilih secara selektif dari berbagai program kerja, visi dan misi yang telah ditawarkan oleh para kandidat calon Wakil Rakyat.

Sehingga peserta SEBAIM ke-8 tergolong sebagai pemilih cerdas. Sebab telah  mencoblos sosok kandidat calon legislator serta senator secara tepat karena konsisten dapat mengemban aspirasi dan amanah pemilihnya.

“Diimbau agar tidak Golput pada Pemilu 2014,” ajak sarjana lulusan Ilmu Agama di Universitas As-Syafiiyah, Jakarta

Menurut Muslihudin, ini sebagai wujud untuk menfungsikan peran serta sebuah ormas dalam membantu program pemerintah daerah.

Dari pengalaman sebelumnya, acara ini selalu mampu pertemukan antarsesama warga yang kerap jarang bertemu akibat padatnya rutinitas pekerjaan.

“Seperti sekarang, 3.000 orang warga kumpul dalam satu tempat untuk satu tujuan positif,” jelas ustad pembina Pondok Pesantren Al-Muqriyah yang terletak di Jalan H Sarmah, Parigi.(yud)

Berita Terbaru