oleh

Warga Ini Juga Pernah Ditolak Melahirkan di RSUD Kota Tangerang

Kabar6-Kisah penolakan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang terhadap pasien bernama Iis Sugianah (27), warga Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang saat hendak melahirkan, kiranya kembali menyulut api emosi warga lainnya yang mengaku pernah mengalami hal sama, beberapa bulan lalu.

Ya, Awang, warga Jalan TMP Taruna, RT 01/02, Kelurahan Suka Asih, Kecamatan Tangerang, langsung berceloteh melalui BlackBerry Messenger (BBM) nya kepada kabar6.com, Kamis (7/8/2014).

Dalam kisahnya, disebutkan bahwa pada April 2014 lalu, sang isteri yang saat itu hendak melahirkan pun mengalami penolakan oleh pihak rumah sakit yang dibangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) itu. Alasannya, pihak RSUD tidak memiliki kelengkapan peralatan persalinan.

“Itu persis sekali kejadiannya dengan apa yang dialami bini (isteri) saya 3 bulan yang lalu. Malahan, waktu itu sudah bukaan 5, sehingga darah sudah kemana-mana. Tapi malah di suruh pindah ke RS lain,” ujarnya.

Bahkan, lanjut Awang, saat dirinya meminta tolong untuk disediakan ambulance, pihak RSUD enggan memberikannya.  “Akhirnya terpaksa saya bawa mobil seperti bawa ambulan, seradak seruduk, yang sampe RSUD Kabupaten. Dan ternyata pas ditangani RSUD Kabupaten semuanya beres,” sindirnya.

Ironisnya, surat rujukan yang dibawanya dari bidan RS Daan Mogot pun tidak diindahkan karena dinilai tidak terdapat stample bidan (nama). “Padahal jelas-jelas ada stempel bidan (nama) dibilang kaga ada nama. Intinya hanya mencari alasan untuk menolak,” tukasnya.

Lebih seru Awang menceritakan, dalam perjalanannya menuju RSUD Kabupaten Tangerang, mobil yang dikendarainya sudah penuh dengan darah yang terus dikeluarkan isterinya. Dengan kondisi yang panik seperti itu, tambah dia, laju kendaraan semakin tak terkendali.

“Bahaya banget sampe saya tidak perduli, mau nabrak atau nyerempet apa juga, yang penting sampe RSUD Kabupaten,” kesalnya. **Baca juga: RSUD Kota Tangerang Bantah Tolak Pasien Melahirkan.

Sebelumnya, pihak RSUD Kota Tangerang membantah telah menolak Iis Sugianah, seorang pasien yang hendak melahirkan. Pihaknya justru mengklaim, bahwa telah ada tindakan penangan terlebih dahulu, namun, karena tidak diketemukan kelainan/kegawatdaruratan dalam kandungannya, akhirnya sang pasien diminta untuk melakukan persalinan di Puskesmas. **Baca juga: RSUD Kota Tangerang Tolak Warga Hendak Melahirkan.

“SOP di RSUD untuk pasien yang tidak ada kegawatan atau permasalahan di kandungannya dan juga tidak membawa rujukan maka persalinannya dilakukan di puskesmas,” ujar Ati Pramudji Hastuti, Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Tangerang, Rabu (6/8/2014) sore.(ges)

Berita Terbaru