oleh

Warga Berkerumun Saat Pembagian Bansos di Rajeg, Lurah : Warga Bandel

Kabar6 – Sebagai salah satu upaya menekan angka penularan Covid-19 atau virus corona, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menerapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB).

Namun, rupanya peraturan yang diberikan oleh pemerintah tersebut seketika tidak dihiraukan oleh warga di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang saat pembagian bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah di SMAN 14 Rajeg, Sabtu (6/6/2020).

Lurah Sukatani, M Husni Thamrin mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan segala upaya untuk menertibkan warga agar tetap menjaga batas sosial (social distancing), namun apa daya, jumlah petugas tidak sebanding dengan jumlah warga yang datang untuk mengambil bansos, sehingga sosisl distancing tidak ada di kegiatan tersebut.

“Warganya pada bandel. Saya sudah cape teriak-teriak sampai suara serak tapi tetap saja warga masa bodo,” katanya kepada Kabar6.com saat dihubungi melalui telepon.

Husni mengaku telah berkoordinasi dengan para ketua rukun tetangga (RW) untuk memberikan imbauan kepada warganya agar tertib dan mengikuti aturan PSBB yang dibuat oleh pemerintah.

“Kami dari pihak kelurahan sudah bekerjasama dengan unsur TNI dan Polri untuk mengamankan jalannya pembagian bansos ini. Tapi tetap saja jumlah warga yang mencapai ribuan sangat sulit untuk dikasih tahu,” ungkapnya.

**Baca juga: Senin, Layanan Perpustakaan Kabupaten Tangerang Dibuka Kembali.

Husni menambahkan, sebanyak 4.003 warga dijadwalkan menerima bantuan sosial hari ini, Sabtu (6/6/2020). Untuk menghindari kerumunan warga yang banyak, pihaknya membagi menjadi dua waktu, yakni pukul 07.00-11.00 WIB dan 12.00-16.00 WIB.

“Karena terlalu banyak kita bagi jadi dua kelompok. Tapi antusias warga yang sangat tinggi untuk menerima bansos ini jadi semua sudah datang sejak subuh tadi,” pungkasnya. (Vee)

Berita Terbaru