oleh

Wanita Miliki Libido Tinggi & Tidak Puas Bercinta, Ini Penyebabnya

Ilustrasi/bbs
Ilustrasi/bbs

Kabar6-Tidak hanya pria, wanita yang memiliki tingkat testosteron tinggi pun mempunyai ketertarikan besar untuk melakukan masturbasi dibandingkan bercinta dengan pasangan.

Studi yang dirilis dalam jurnal Archives of Sexual Behavior, dilansir Grid dari Live Science, mengungkapkan penelitian Sari van Anders, ahli perilaku neuroendokrinologi dari University of Michigan.

Penelitian ini dibantu 196 peserta dengan menyebarkan kuisioner yang berhubungan dengan kehidupan seks mereka, baik tentang berhubungan seks dengan pasangan maupun masturbasi.

Hasilnya, hasrat untuk melakukan seks dan masturbasi berbeda. Hasrat untuk melakukan seks muncul dari berbagai faktor, biasanya karena banyaknya pengaruh yang muncul dari hubungan wanita dan pasangannya.

Pada wanita, testosteron diproduksi secara alami di kelenjar adrenal. Selain memengaruhi fungsi seksual dan agresivitas, testosteron juga mempengaruhi pertumbuhan rambut halus di kelamin, perkembangan otot, endapan lemak di sekitar pinggang, dan pengaturan sirkuit otak sebelum seseorang lahir atau ketika masih di dalam rahim.

Nigel Barber, Ph.D., yang mengajar di Birmingham Southern College menulis di Psychology Today, umumnya pada wanita yang gairah seksualnya sangat rendah, ketika diberikan dosis kecil testosteron, fungsi seksualnya akan terpengaruh.

Temuan tersebut didapat melalui eksperimen Nigel, yang menggunakan film erotis dan memutarkannya kepada sejumlah wanita. Eksperimen ini menunjukkan bahwa pemberian testosteron dalam jumlah kecil saja bisa meningkatkan sensitivitas Miss V dan gairah seksualnya wanita yang menonton film tersebut.

Berdasarkan hasil penelitiannya tersebut, dikatakan Nigel, ketika wanita memiliki hormon seks testosteron yang tinggi, maka wanita akan jadi lebih kompetitif, lebih berani mengambil risiko, dan lebih dominan secara sosial.

Apa yang menjadi pengaruh terbesar libido seks pada wanita bisa sangat tinggi? Dr. Chris Simpson, anggota the Royal College of Psychiatrists mengatakan, tidak ada yang tahu apakah perilaku dan pribadi dibentuk oleh hormon kita, atau justru sebaliknya, hormon dibentuk oleh perilaku dan pribadi kita. Namun, Dr. Chris mengatakan bisa jadi keduanya.

“Jika kamu wanita yang bekerja di lingkungan yang kompetitif, seperti di bank atau bisnis, wanita ini mungkin akan menjadi lebih tegas, kompetitif, dan agresif, sehingga akan membuat tingkat testosteronnya meningkat,” ujar Dr. Chris.

Semakin sering melakukan seks, semakin kuat hasrat seksual Anda. Jika Anda tidak melakukan seks, hasrat untuk melakukan seks turun dan Anda akan merasa kurang berhasrat.

“Namun wanita yang memiliki testosteron tinggi namun berada dalam hubungan yang tidak bahagia, bisa saja akan benar-benar berhenti untuk melakukan seks,” tutur Dr. Chris.

Hal senada diucapkan Dr. John Moran, ahli disfungsi seksual dari Holistik Medical Clinic di London. Untuk mengerti gairah seksual wanita, kita perlu melihatnya dari faktor fisik, psikologis, sosial, dan hubungan.

“Tidak hanya bagian tubuh. Ada nafsu, cinta, keintiman, lalu ada juga lelah, kesibukan, marah, atau bahagianya seorang wanita,” ujar Dr. Moran. ** Baca juga: Apa Penyebab Mimpi Basah?

Menurut Moran, kadang-kadang memberikan wanita hormon testosteron tambahan akan meningkatkan nafsu atau libido. Akan tetapi bila terlalu sering, malah akan membuat wanita tersebut kehilangan gairah seksualnya.(ilj/bbs)

Berita Terbaru