oleh

Wanita India Ditemukan Tewas Setelah Nekat Melahirkan Sendiri dengan Melihat Video Tutorial YouTube

Kabar6-Seorang wanita asal India ditemukan meninggal dunia setelah berusaha untuk melahirkan sendirian atau tanpa bantuan siapa pun. Rupanya, ia mempelajari proses melahirkan lewat video tutorial dari YouTube.

Hal ini diketahui, melansir keepome, saat ada darah yang mengalir dari dalam pintu kamar kontrakan wanita yang tak diungkap identitasnya itu. Keruan saja, hal tersebut sontak membuat para tetangganya kaget. Mereka langsung membuka paksa kamar, dan menemukan wanita tadi sudah dalam kondisi tak bernyawa.

“Sang pemilik kamar lalu membuka paksa kamar. Mereka terkejut karena menemukan perempuan itu bersama bayinya yang baru lahir sudah tak bernyawa. Mereka langsung menelepon polisi untuk datang ke lokasi korban meninggal,” demikian penjelasan pihak kepolisian.

Diungkapkan pihak kepolisian, motif si wanita yang memilih melahirkan sendirian ini karena takut dijadikan bahan pembicaraan tetangga, karena ia adalah ibu seorang ibu tunggal, sementara sang suami telah lama meninggalkannya. Wanita tersebut menyewa kamar kontrakan empat hari sebelum proses melahirkan.

Kejadian serupa ternyata pernah terjadi pada sebuah keluarga di kota Nadu, India. Seorang ibu tewas setelah berusaha melahirkan sendiri, dengan hanya menonton video tutorial di internet.

Padahal, ia dan suaminya tidak memiliki latar belakang di bidang kesehatan. Keduanya bekerja sebagai penjual pakaian. ** Baca juga: Mantan Satpam di Pakistan Menyamar Jadi Dokter, Tewaskan Wanita 80 Tahun Usai Dioperasi

Wanita bernama Krithiga tersebut yakin, dirinya akan selamat dan melahirkan dengan lancar walau sendirian, terlebih ini merupakan persalinan ketiga. Ia tidak memiliki rasa takut walaupun tidak memanggil tim medis atau bidan.

Namun Krithiga mengalami pendarahan hebat. Suaminya langsung melarikan Krithiga yang tak sadarkan diri ke rumah sakit. Malang, nyawa Krithiga tidak dapat diselamatkan.

Tindakan nekat yang membawa petaka.(ilj/bbs)

Berita Terbaru