oleh

Walikota: Trayek Baru Bus Lane Tetap Dilanjut

Kabar6-Kendati sempat mendapat penolakan keras dari ratusan sopir angkot B07 Kali Deres-Serpong, Pemerintah Kota (Pemkot)Tangerang, sedianya tetap akan melanjutkan rencana penambahan trayek angkutan perbatasan terintegrasi Bus Lane hingga rute Kebon Nanas.

“Memang kemarin sih masih ada keluhan dari masyarakat, karena sosialisasinya belum intens. Tetapi, hal itu tidak ada masalah, jadi saya minta Dinas Perhubungan untuk terus melakukan sosialsiasi wacana tersebut,” ujar Arief R wismansyah, Walikota Tangerang, Kamis (13/3/2013).

Menurutnya, rute baru Bus Lane tersebut kiranya tidak akan menganggu pendapatan para supir angkot. Pasalnya,  bus lane hanya diperuntukkan bagi masyarakat Kota Tangerang, yang hendak langsung ke Jakarta.

“Ini beda segmen. Kita ingin masyarakat yang mau ke Jakarta langsung bisa lewat Kebon Nanas. Kita juga ingin ingin mengurangi kemacetan dengan mengalihkan penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan umum,” ujarnya.

Namun, lanjut Arief, pihaknya akan tetap menampung keluhan masyarakat terkait penambahan trayek
tersebut, guna mencari solusi terbaik. Sementara terkait kapan akan dimulai pengoprasian trayek baru tersebut, Arief mengaku belum tahu. “Kalau sudah jelas, kita minta dipersiapkan s ecara matang,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Tangerang, Herman Suwarman mengatakan, bahwasanya untuk teknis pelaksanaan trayek baru tersebut, pihaknya masik akan melakukan pertemuan dengan pihak Organda.

“Besok kita akan bertemu dengan organda dahulu untuk membicarakan hal ini. Juga katanya ada beberapa aspirasi yang mau di utarakan para supir,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Sebanyak 240 sopir angkot B07 jurusan Kalideres-Serpong menolak penambahan trayek Bus Lane sampai Kebon Nanas. **Baca juga: Saidah: Kualitas Caleg Perempuan Harus Ditingkatkan.

Mereka pun melakukan aksi demonstrasi di gedung Pemerintah Kota Tangerang, Senin 3 Maret 2014. Para sopir khawatir jika Bus Lane beroperasi hingga Kebon Nanas, maka penumpang dan omzet mereka akan berkurang. (Ges)

Berita Terbaru