Walah…Sebanyak 90 Persen Sampah Plastik Dunia Berasal dari 10 Sungai di Asia & Afrika

Tumpukan sampah plastik di sebuah sungai.(Dailymail)

Kabar6-Fakta mencengangkan dari sebuah studi mengungkapkan, sebanyak 90 persen sampah plastik dunia berasal dari 10 sungai di Asia dan Afrika.

Sungai yang berasal dari Asia antara lain Yangtze, Indus, Kuning, Hai He, Gangga, Mutiara, Amur, Mekong. Sementara dua sungai dari Afrika adalah Nil dan Niger.

Hasil penelitian ini, melansir Dailymail, menegaskan bahwa sistem sungai yang buruk merupakan penyebab sampah-sampah itu berakhir di lautan.

“Kami mampu menunjukkan bahwa ada korelasi antara keduanya. Semakin banyak sampah di area tangkapan air yang tidak dibuang dengan benar, membuat plastik berakhir di sungai, kemudian mengambil rute menuju laut,” urai dr. Christian Schmidt, ahli hidrogeologi di Helmholtz Centre for Enviromental Research.

Menurut analisis tim Schmidt, data puing-puing sampah dari 79 lokasi pengambilan sampel di 57 sungai. Termasuk partikel mikroplastik berukuran kurang dari lima milimeter dan makroplastik yang lebih besar.

Sungai Yangtze di Tiongkok adalah yang paling tercemar. Sungai ini, berdasarkan hasil studi, menyumbang 1,5 juta ton plastik ke Laut Kuning setiap tahunnya.

Sungai Indus dan Gangga yang mengalir sepanjang India, menempati posisi kedua dan keenam sebagai penyumbang limbah plastik terbesar di laut.

Sungai-sungai Indonesia pun turut berkontribusi pada pencemaran plastik dunia, yaitu sungai Brantas menyumbang 85 juta lbs sampah setiap tahun, Solo 71 juta pounds, Serayu 37 juta lbs, dan Progo 28 juta lbs. ** Baca juga: Sadis! Tiap Dapat ‘LIKE’ di Medsos, Wanita Ini Dipukuli Suaminya

Sungai dengan beban plastik tinggi ditandai oleh populasi yang padat. Contohnya Yangtze yang memiliki ratusan juta penduduk.(ilj/bbs)