oleh

Wah, Polisi Berseragam Dilarang Jalan Sendirian

Kabar6-Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, mengingatkan kepada seluruh personel Korps Bhayangkara agar saat bertugas mengenakan seragam tidak jalan sendirian.

Hal ini sesuai imbauan Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Putut Eko Bayuseno, untuk mengantisipasi kasus penembakan serupa terjadi lagi dikemudian hari.

“Tidak boleh sendiri, harus dua orang atau lebih dalam satu tempat. Polisi juga harus tetap melaksanakan tugas-tugas preventif untuk membina dan mengajak masyarakat,” kata Rikwanto, Minggu (11/8/2013).

Tujuannya, terang Rikwanto, agar masyarakat tidak mudah terpengaruh ajakan yang sesat sehingga mempengaruhi stabilitas keamanan.

Dua kasus penembakan yang terjadi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menurut Rikwanto, tidak bisa menjustifikasi bahwa daerah itu rawan aksi teror. Sebab kasus serupa bisa terjadi diberbagai daerah.

“Kota Tangsel tidak dapat dikatakan sebagai kawasan rawan,” katanya yang dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat.

Rikwanto mengaku, dari dua kasus penembakan terhadap Aipda Fatah Saktiyono di Jalan Raya Cirendeu, Kelurahan Cireundeu, Kecamatan Ciputat Timur dan juga dialami Aipda Dwiyatno di Jalan Raya Otista, Ciputat, sebagai aksi teror.

Disimpulkan aksi penembakan tersebut sebagai aksi teror, lantaran banyak kemiripan antara dua kasus penembakan polisi itu. Berupa dari modus, waktu, cara, sasaran atau korban.

“Dari waktu, sasaran dan korban cara yang dilakukan, 98 persen mirip. Kita duga ini adalah pelampiasan yang sama, paling tidak untuk membuat teror,” paparnya.(yud)

Berita Terbaru