oleh

Vitamin yang Disarankan untuk Bantu Atasi Badan Lemas Sekaligus Tambah Energi

Kabar6-Tidak sedikit orang yang merasa tubuh sangat lelah. Faktanya, sekira sepertiga dari remaja, orang dewasa, dan lansia melaporkan sering merasa lelah dan mengantuk.

Pada umumnya, kelelahan disebabkan oleh faktor gaya hidup. Namun, kelelahan bisa juga menjadi gejala dari penyakit serius. Misalnya, faktor gaya hidup yang membuat tubuh mudah lelah adalah terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat, kurang istirahat, dan tidak makan cukup kalori.

Selain itu, tubuh yang dehidrasi, sering mengonsumsi minuman energi, dan stres yang berlebih juga bisa membuat tubuh cepat lelah. Untuk menambah energi dan mengatasi tubuh lelah dan lemas, dibutuhkan pula asupan vitamin yang mencukupi.

Asupan vitamin tersebut bisa didapat melalui makanan dan minuman sehat atau dari suplemen. Melansir Kompas, berikut adalah vitamin terbaik untuk atasi badan lemas.

1. Vitamin D
Kelelahan otot adalah salah satu gejala yang umum dirasakan ketika tubuh kekurangan vitamin D. Beberapa orang lebih berisiko mengalami kekurangan vitamin D, seperti lansia, orang dengan obesitas, dan orang yang jarang terpapar sinar matahari.

Sebuah studi pada 2013 menemukan, orang yang mendapatkan tambahan asupan vitamin D mengalami peningkatan efesiensi otot. ** Baca juga: Apa Saja Sumber Karbohidrat Sehat untuk Program Diet?

2. Vitamin B
Vitamin B membantu menciptakan energi dalam sel sehingga kekurangan vitamin B membuat tubuh mudah lelah. Tidak hanya membuat tubuh kelelahan, kekurangan vitamin B-12 juga dapat menyebabkan kekurangan sel darah merah atau anemia.

3. Creatine
Creatine merupakan asam amino yang banyak ditemukan pada daging merah dan makanan laut. Sebuah tinjauan di Journal of International Society of Sports Nutrition menemukan, creatine terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja fisik.

Selain itu, ceratine juga bermanfaat untuk mempercepat pemulihan, mencegah cedera saat olahraga, dan mengurangi risiko dehidrasi saat olahraga.

4. Zat besi
Kekurangan zat besi akan menyebabkan tubuh kekurangan energi dan sering mengalami kelelahan. Kondisi yang berisiko membuat kadar zat besi berkurang adalah kehamilan, menyusui, menstruasi, olahraga intens, dan sering mendonorkan darah.

5. L-theanine
L-theanine merupakan asam amino alami yang terkandung di dalam teh. Gabungan antara L-theanine dan kafein dapat membantu meningkatkan energi. Sebuah studi pada 2017 menemukan, dosis tinggi L-theanine dan kafein dapat meningkatkan konsentrasi.

Jika kebutuhan akan vitamin tersebut dipenuhi melalui konsumsi suplemen, sebaiknya tetap berhati-hati karena bisa mendatangkan efek samping. Suplemen juga dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu.

Jadi, penting untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi suplemen. Wanita yang sedang hamil atau menyusui juga harus menemui dokter jika ingin mengonsumsi suplemen.(ilj/bbs)

Berita Terbaru