oleh

Viral, Seorang Dokter di Mesir Perintahkan Perawat Berlutut dan Minta Maaf pada Anjing Peliharaannya

Kabar6-Sebuah video yang memperlihatkan oknum dokter melakukan pelecehan terhadap perawat pria viral di media sosial. Dalam tayangan video itu tampak seorang perawat diperintahkan berlutut dan meminta maaf kepada anjing peliharaan si dokter.

Oknum dokter ortopedi bernama Amr Khairy itu, melansir Gulfnews, meminta perawat Adel Salem untuk meminta maaf kepada seekor anjing. Peristiwa tersebut terjadi di depan dua penjaga keamanan di Rumah Sakit Internasional El Nozha, Kairo, Mesir. Video pelecehan berdurasi empat menit Tadi viral, dan saat ini otoritas keamanan tengah menyelidiki kebenaran rekaman tersebut.

Dalam rekaman terlihat Salem juga menolak perintah Dr Khairy. Di bagian lain, Saleme pun dijadikan layaknya lompat tali bagi anjing peliharaan Dr Khairy sebagai hukuman. Dr Khairy menuduh Salem menghina anjingnya.

Keruan saja video itu memicu kemarahan warga Mesir. Mereka meminta otoritas keamanan segera menghukum Dr Khairy karena telah mempermalukan Salem. Dalam wawancara di beberapa stasiun televisi setempat, sambil menangis Salem mengaku peristiwa itu menyebabkan trauma psikologis baginya dan keluarga.

“Saya tidak akan bisa lagi menghadapi orang-orang dan keluarga,” kata Salem. ** Baca juga: Dipecat, Oknum Perawat di Miami yang Komentari Kondisi Bayi dengan Kelainan Bawaan dalam Laman Facebook

Dalam penyelidikan pihak berwenang, diketahui Dr Khairy lebih dari sekali menyuruh Salem berlutut di depan anjingnya. “Tentu saja, saya menolak, karena saya hanya berlutut kepada Tuhan,” ujar Salem.

Kepada pihak berwajib, Dr Khairy mengatakan bahwa rekaman itu diambil enam bulan lalu. Namun menurut Salem, video itu direkam tiga tahun lalu. Salem meminta agar setiap orang yang memiliki video tersebut segera menghapusnya. Video itu merupakan penghinaan besar bagi diri dan keluarganya.

“Kejadiannya enam bulan lalu. Saya kaget dengan beredarnya video tersebut di media sosial. Itu merusak reputasi saya di depan keluarga dan desa saya,” ucap Salem sambil menangis.(ilj/bbs)

Berita Terbaru