oleh

Viral, Antrian Pengambilan Bantuan UMKM di Cibaliung Pandeglang Langgar Protokol Kesehatan

Kabar6 – Antrian pengambilan program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau UMKM di Kantor Cabang BRI Cibaliung, Pandeglang diduga langgar protokol kesehatan covid-19 kini viral di media sosial. Diketahui penyaluran dana BPUM tersebut telah terjadi kerumunan orang yang cukup tinggi.

Berdasarkan video yang di dapat diketahui peristiwa tersebut terjadi pada Senin (19/4/2021). Ada beberapa potongan video yang rekam warga. Dalam video tersebut terlihat ratusan warga nampak memadati halaman kantor BRI tersebut hingga ke pinggir jalan.

Salah satu potongan video antrian itu salah satunya diunggah oleh aktivis Cibaliung, Edi Santoso ke akun Facebooknya. Edi mengungkapkan, ia melihat pada prose penyaluran BPUM di BRI Cibaliung, telah terjadi keeumunan orang. Bahkan anstrian warga penerima BPUM berdesak-desakan, tanpa menerapkan protokol kesehatan covid-19.

“Kerumunan orang di BRI Cibaliung sejak tadi pagi hingga saat ini cukup padat. Bahkan tidak ada petugas yang mengatur warga dalam menerapkan peokes covid-19, seperti menjaga jarak,” ungkapnya, Selasa (20/4/2021).

Menurutnya, dalam proses penyaluran BPUM di BRI Cibaliung tersebut sudah melanggar protokol kesehatan covid-19. Oleh karena itu, harus ada teguran kepada pihak BRI.

“Harusnya ada petugas yang mengatur warga dalam antrian BPUM itu, supaya tidak berkerumun dan berdesak-desakan. Karena pandemi covid-19 bum dinyatakan usai,” katanya.

Dikhawatirkannya, dengan terjadinya kerumunan orang pada saat penyaluran BPUM di Kantor BRI Cibaliung tersebut, akan menimbulkan klaster baru covid-19. Sebab hingga saat ini, pemerintah belum menyatakan kalau pandemi covid-19 berkahir.

“Pemerintah saat ini masih berusaha keras dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Tapi yang saat ini di Kantor BRI Cibaliung telah kerumunan orang, sehingga hawatir akan menimbulkan klaster baru,” ujarnya.

**Baca juga: Harlah ke 61, IKA PMII Pandeglang Minta Harus Berkontribusi Positif

Ia juga berharap pada tim Satuan Tugas (Satgas) penanggulangan covid-19 Kecanatan Cibaliung, segera turun tangan dalam mengatasi kerumunan orang di Kantor BRI Cibaliung. “Harus ada tracking pasca adanya kerumunan di BRI Cibaliung, yang dilakukan tim gugus covid-19,” pintanya.

Hingga brita ini diturunkan, dari pihak BRI cabang Cibaliung,Kepala Puskesmas Cibaliung yang merupakan Tim Satgas belum ada yang bisa dipintai keterangan atas terjadinya kerumunan tersebut.(aep)

Berita Terbaru