oleh

Vaksinasi Covid-19 Bersama Danjen Kopassus Di Kota Serang

Kabar6 – Pelajar SMPN 25 Kota Serang dan warga di Kelurahan Sawah Luhur, mendapatkan vaksin covid-19 yang digelar oleh Kopassus bersama Pemkot Serang. Setelah di suntik, masyarakat diberi bantuan sembako, untuk sedikit meringankan beban ekonominya ditengah pademi covid-19.

Vaksinasi ke sekolah dan masyarakat, untuk membantu program pemerintah mempercepat terbentuknya herd immunity atau kekebalan komunal, agar pandemi covid-19 menjadi pandemi.

“Vaksinasi tahap satu ataupun dua diseluruh wilayah Banten, tentunya jajaran disini untuk mempercepat herd immunity di masyarakat di Banten ini. Kemudian dilanjutkan dengan pembagian sembako juga,” kata Danjen Kopassus, Mayjen Mohammad Hasan, dilokasi vaksin, Jumat (05/11/2021).

Jenderal TNI bintang dua yang mengenakan baret merah itu beranjak ke Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten. Disana, dia bersama Komandan Grup 1 Kopassus mendatangi rumah warga untuk membagikan sembako dan bibit pohon.

Mayjen Mohammad Hasan menerangkan kesatuannya memiliki moto, Satu Sembako Satu Pohon, Saat Ini Dan Masa Depan.

“Saat ini kita sebar seribu paket. Kita juga memberikan pohon kepada masyarakat. Karena bagi kami, moto nya, sembako untuk hari ini, pohon buat masa depan,” terangnya.

Dia menerangkan seluruh kesatuan Kopassus diperintahkan membantu masyarakat yang ekonominya terdampak. Kemudian, melakukan percepatan vaksinasi covid-19 untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan komunal, seperti yang di canangkan oleh pemerintah.

**Baca juga: Danjen Kopassus Tanam Puluhan Ribu Pohon, Perbaiki Perubahan Iklim

Berdasarkan informasi yang dia terima, vaksinasi di kalangan manula terkendala dengan adanya penyakit komorbit, sehingga terjadi perlambatan vaksinasi covid-19.

“Kesulitan di tingkat manula, karena punya komorbit dan juga masih enggan vaksinasi karena mereka tidak bepergian kemana-mana. Dan Grup 1 Kopassus juga menyampaikan, ada vaksinasi di wilayah Baduy dan daerah lain di Banten untuk mempercepat vaksinasi,” jelasnya.(dhi)

Berita Terbaru