oleh

Untuk Bangun Koloni di Planet Mars Butuh Sedikitnya 110 Orang Pemukim

Kabar6-Ada banyak penelitian yang mengarah untuk membangun koloni di planet Mars untuk tempat tinggal manusia selain di Bumi. Beberapa waktu lalu, para ilmuwan berencana membuat koloni manusia di Mars, sekaligus menciptakan lingkungan yang layak huni untuk jangka panjang.

Lantas, berapa banyak manusia yang dibutuhkan untuk membangun koloni di mars? Melansir sciencealert, sebuah penelitian terbaru berjudul ‘Jumlah Minimum Pemukim untuk Bertahan Hidup di Planet Lain’ yang ditulis Jean-Marc Salotti, seorang profesor di Bordeaux Institut National Polytechnique, menuliskan jumlah minimum pemukim adalah 110 orang.

SpaceX mengatakan, pesawat antariksa mereka dapat membawa 100 orang ke Mars. “Saya menunjukkan di sini bahwa model matematika dapat digunakan untuk menentukan jumlah minimum pemukim dan cara hidup untuk bertahan di planet lain, menggunakan Mars sebagai contoh,” demikian tulis Salotti dalam penelitiannya.

Penelitian ini juga mencakup bagaimana manusia dapat memanfaatkan sumber daya In-situ untuk bertahan. Diketahui, sumber daya In situ (In situ resource utilization/ISRU) adalah praktik pengumpulan, pemrosesan, penyimpanan, dan penggunaan bahan-bahan yang ditemukan atau diproduksi pada objek astronomi lain (Bulan, Mars, asteroid, dan lain-lain)

Gas dapat diekstraksi dari atmosfer dan mineral dari tanah. Ekstraksi sumber daya in-situ dapat menyediakan senyawa organik, besi, dan bahkan kaca.

Salotti menyebut dua variabel yang akan memiliki efek besar pada kelangsungan hidup di Mars, yaitu ketersediaan sumber daya lokal seperti unsur air, oksigen, dan kimia, dan kapasitas produksi seperti peralatan.

Penelitian Salotti mengusung konsep ‘faktor berbagi’. Jika seseorang terisolasi dalam situasi penjajahan di Mars, orang tersebut harus melakukan semua tugas sendiri. Tetapi dalam koloni yang lebih besar, teknologi untuk menghasilkan hal-hal seperti mendapatkan air minum dan oksigen dapat digunakan oleh lebih banyak orang.

Ketika jumlah orang bertambah, ada ruang untuk spesialisasi yang lebih besar. Jika sebuah koloni hanya ada 10 orang, berapa banyak dari mereka yang perlu memperbaiki dan memelihara sistem air minum atau sistem oksigen.

Sistem-sistem tersebut tidak dapat dibiarkan gagal, sehingga akan ada tekanan bagi sebagian besar orang untuk dapat mengoperasikan dan memahami sistem-sistem itu.

Menurut Salotti, faktor berbagi tergantung pada kebutuhan, proses, sumber daya, dan kondisi lingkungan yang berbeda pada planet tersebut. Karenanya, Salotti menyarankan tentang domain bertahan hidup.

Ada lima domain yang perlu dipertimbangkan dalam perhitungan ini seperti pengelolaan sistem, produksi energi, industri, bangunan, dan kegiatan sosial atau faktor manusia.

Pada dasarnya, penelitian yang dilakukan Salotti melibatkan waktu. Berapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk bertahan hidup dan berapa banyak waktu yang tersedia. Menurut Salotti, jumlah efektif orang yang diperlukan untuk menyeimbangkan persamaan waktu adalah 110 orang.

“Ini didasarkan pada perbandingan antara waktu kerja yang diperlukan untuk memenuhi semua kebutuhan untuk bertahan hidup dan kapasitas waktu kerja individu,” demikian kesimpulan Salotti dalam penelitian. ** Baca juga: Ilmuwan AS Kembangkan Plasma Sapi untuk Pasien COVID-19

Jika akan ada koloni di Mars, maka manusia perlu mengembangkan model kerja yang pasti untuk memandu pemikiran dan perencanaan.(ilj/bbs)

Berita Terbaru